<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705479">
 <titleInfo>
  <title>BIOSINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN ASPERGILLUS FLAVUS SERTA PENGUJIAN AKTIVITAS ANTIMIKROBA TERHADAP PATOGEN UDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AYU FADHILAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Biosintesis nanopartikel perak (AgNPs) menggunakan metode biologi telah menjadi metode alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari mekanisme biosintesis nanopartikel perak menggunakan Aspergillus flavus sebagai agen pereduksi dan penstabil, menganalisis ukuran, bentuk, dan karakteristik fisikokimia nanopartikel perak yang dihasilkan, serta mengevaluasi potensi aplikasi nanopartikel perak sebagai agen antimikroba terhadap patogen udara. Proses biosintesis dilakukan dengan mencampurkan larutan perak nitrat (AgNO3) dengan filtrat kultur jamur, dan diamati perubahan warna sebagai indikasi awal pembentukan nanopartikel. Karakterisasi dilakukan menggunakan spektroskopi UV-Vis, FTIR, SEM, PSA, dan zeta potensial. Hasil UV-Vis menunjukkan puncak serapan khas pada panjang gelombang sekitar 413 nm yang mengindikasi keberadaan AgNPs. Spektrum FTIR menunjukkan adanya gugus fungsional -OH, -NH, C=O, C-N, C-O, C-O-C, dan C-H aromatik dari metabolit jamur yang berperan sebagai agen pereduksi dan penstabil dalam biosintesis AgNPs. Analisis menggunakan SEM menunjukkan morfologi partikel berbentuk bulat, relatif halus, tersebar kurang merata, dan bagian lainnya mengalami aglomerasi. Ukuran partikel AgNPs yang dideteksi oleh PSA sebesar 78,84 nm yang mengindikasi bahwa ukuran yang didapatkan dibawah 100 nm, sedangkan nilai zeta potensial sebesar -21,9 mV yang mengindikasikan stabilitas koloid yang baik. Uji aktivitas antimikroba yang dilakukan menggunakan variasi konsentrasi menunjukkan bahwa AgNPs dari komposisi sampel 16 dan 7 efektif menghambat pertumbuhan patogen udara. Hasil ini membuktikan bahwa Aspergillus flavus berpotensi sebagai agen biogenik dalam sintesis AgNPs yang stabil dan aktif terhadap patogen udara.&#13;
&#13;
Kata kunci:   Nanopartikel perak (AgNPs), biosintesis, Aspergillus flavus, patogen udara, aktivitas antimikroba&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705479</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 13:46:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 14:38:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>