<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705433">
 <titleInfo>
  <title>ANOMALI  POPULARITAS H. SUDIRMAN TERHADAP KEKALAHAN DPD RI PADA PEMILU TAHUN 2024  (STUDI KASUS, KABUPATEN ACEH BARAT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. Reza Fadhillah, HW</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemilihan umum di Indonesia yang berfungsi sebagai sarana penyerahan kekuasaan dan pendidikan politik bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh signifikan antara popularitas H. Sudirman terhadap kekalahannya dalam Pemilu DPD RI Tahun 2024 di Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik cluster random sampling, melibatkan 126 responden dari populasi pemilih. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara popularitas H. Sudirman dan kekalahan DPD RI, di mana hanya 30.1% variasi hasil pemilu dapat dijelaskan oleh popularitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa faktor lain, seperti strategi kampanye dan pengaruh kompetitor lokal, juga berperan penting. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa popularitas tinggi tidak menjamin dukungan politik yang kuat. Saran yang diberikan adalah agar partai politik melakukan analisis kebutuhan masyarakat, memperkuat komunikasi transparan, dan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor eksternal yang memengaruhi pemilih.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pemilu, Popularitas, H. Sudirman, DPD RI, Kekalahan, Demokrasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705433</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 11:54:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 12:00:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>