<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705379">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TATA KELOLA DANA OTONOMI KHUSUS DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SILVI AGUSTINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Status otonomi khusus berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Dana Otonomi Khusus (DOKA) diberikan untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Kabupaten Aceh Besar menjadi salah satu daerah penerima DOKA dengan alokasi anggaran yang besar, namun peningkatan kualitas pendidikan belum menunjukkan hasil yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola dana otonomi khusus dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan teori manajemen George R. Terry yang meliputi fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola dana otonomi khusus bidang pendidikan di Kabupaten Aceh Besar belum berjalan efektif karena masih menghadapi berbagai kendala, seperti proses perencanaan yang belum sepenuhnya berorientasi pada kebutuhan daerah, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, serta pelaksanaan program yang terkendala oleh distribusi tenaga pendidik, keterbatasan sarana prasarana, dan keterlambatan penyaluran anggaran. Selain itu, mekanisme pengawasan masih bersifat administratif sehingga belum mampu menjamin tercapainya tujuan peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah perlu memperkuat sinergi antarinstansi, memperbaiki sistem perencanaan berbasis kebutuhan, dan meningkatkan efektivitas pengawasan agar pengelolaan dana otonomi khusus dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Besar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705379</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 09:51:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 10:20:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>