PENGARUH VIDEO EDUKASI KONSUMSI SUPLEMEN ZAT BESI (FE) TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH VIDEO EDUKASI KONSUMSI SUPLEMEN ZAT BESI (FE) TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS PROVINSI ACEH


Pengarang

Safira Anggia Ulfa - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Lydia Septa Desiyana - 198109252008122002 - Dosen Pembimbing I
Fajar Fakri - 199505012022031011 - Dosen Pembimbing III



Nomor Pokok Mahasiswa

2008109010027

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA Farmasi., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.152

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi 48,9% di Indonesia dan menjadi salah satu faktor utama kematian ibu saat melahirkan. Anemia pada ibu hamil akan meningkatan risiko kelahiran bayi prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), kematian bayi, dan risiko stunting pada bayi. Pencegahan anemia dapat dilakukan dengan mengonsumsi suplemen zat besi (Fe). Namun, kepatuhan konsumsi suplemen zat besi masih rendah, yang disebabkan oleh pengetahuan dan sikap ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil mengenai konsumsi suplemen zat besi serta mengukur pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini adalah 75 orang ibu hamil di wilayah Puskesmas Banda Raya, Baiturrahman, dan Kuta Alam pada bulan Mei hingga Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi video, tingkat pengetahuan ibu hamil yang termasuk kategori baik di Puskesmas Banda Raya dan Baiturrahman sebesar 16%, sedangkan di Puskesmas Kuta Alam sebesar 36%. Setelah diberikan edukasi video, terjadi peningkatan di ketiga wilayah tersebut, yaitu menjadi 72% di Puskesmas Banda Raya, 88% di Baiturrahman, dan 96% di Kuta Alam. Tingkat sikap ibu hamil terhadap konsumsi suplemen zat besi (Fe) di wilayah Puskesmas Banda Raya, Baiturrahman, dan Kuta Alam secara berurutan sebesar 32%, 36%, dan 52% dengan kategori baik. Video edukasi memberikan pengaruh terhadap pengetahuan ibu hamil terkait konsumsi suplemen zat besi (Fe) di ketiga wilayah Puskesmas (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan ibu hamil mengenai konsumsi suplemen zat besi.

Kata kunci: anemia, suplemen zat besi, pengetahuan, sikap, video edukasi

Anemia in pregnant women is a global health problem, with a prevalence of 48.9% in Indonesia, and is one of the main factors contributing to maternal mortality during childbirth. Anemia in pregnant women increases the risk of preterm birth, low birth weight (LBW) infants, infant mortality, and stunting in children. Prevention of anemia can be achieved by consuming iron (Fe) supplements. However, adherence to iron supplementation remains low, which is influenced by the knowledge and attitudes of pregnant women. This study aimed to determine the level of knowledge and attitudes of pregnant women regarding iron supplement consumption and to measure the effect of educational videos on pregnant women’s knowledge. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The study sample consisted of 75 pregnant women in the areas of Banda Raya, Baiturrahman, and Kuta Alam Public Health Centers (Puskesmas) from May to June 2025. The results showed that before being provided with the educational video, the proportion of pregnant women with good knowledge in Banda Raya and Baiturrahman Puskesmas was 16%, while in Kuta Alam Puskesmas it was 36%. After the educational video was given, there was an increase in all three areas: 72% in Banda Raya, 88% in Baiturrahman, and 96% in Kuta Alam. The proportion of pregnant women with a good attitude toward iron supplement (Fe) consumption in Banda Raya, Baiturrahman, and Kuta Alam Puskesmas was 32%, 36%, and 52%, respectively. The educational video significantly improved pregnant women’s knowledge about iron (Fe) supplement comsumption across the three Puskesmas area (P < 0,05). In conclusion, the study found that educational videos have an effect on the knowledge of pregnant women regarding iron supplement consumption. Keywords : anemia, iron supplement, knowlegde, attitude, educational videos

Citation



    SERVICES DESK