<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705337">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI POTENSI HIDROKARBON MENGGUNAKAN ATRIBUT SEISMIK SWEETNESS PADA LAPANGAN F3 BELANDA, CEKUNGAN NORTH SEA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT UTIYA MASHRURA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kelangkaan minyak dan gas bumi sebagai sumber energi utama dunia menuntut adanya upaya eksplorasi yang lebih akurat untuk memastikan ketersediaan cadangan hidrokarbon. Untuk itu perlu dilakukan identifikasi potensi keberadaan hidrokarbon menggunakan berbagai metode yang tersedia, dan salah satu metode yang terbukti efektif dan memberikan yang baik adalah dengan menggunakan atribut seismik sweetness.Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan atribut seismik sweetness pada data seismik 3D Lapangan F3 Belanda untuk menghasilkan peta atribut seismik serta mengidentifikasi potensi hidrokarbon pada area penelitian berdasarkan peta yang dihasilkan. Data yang digunakan mencakup data seismik 3D dan tiga data sumur. Tahapan awal dimulai dari proses well to seismic tie, kemudian dilakukan interpretasi patahan dan horizon untuk menghasilkan peta struktur waktu dan kedalaman yang kemudian digunakan untuk analisis atribut seismik sweetness. Dari hasil penelitian dan interpretasi peta atribut sweetness, daerah yang memiliki nilai tertinggi terlihat berada di bagian timur laut dengan nilai 2600, serta bagian tenggara dan barat daya dengan nilai 2000. Daerah-daerah ini berkaitan dengan struktur tinggian yang berfungsi sebagai perangkap hidrokarbon. Hasil integrasi dengan data well log juga memperlihatkan bahwa horizon FS11 diduga memiliki potensi hidrokarbon yang paling besar, sementara horizon MFS4 berperan sebagai seal rock dan NMRF kemungkinan sebagai reservoir tambahan. Hasil ini menunjukkan bahwa atribut seismik sweetness sangat signifikan dan mampu menggambarkan variasi karakteristik lapisan bawah permukaan yang berkaitan dengan potensi keberadaan hidrokarbon.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705337</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-27 23:06:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 09:55:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>