<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705159">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBEKUAN MENGGUNAKAN SISTEM AIR BLAST FREZEER (ABF) DAN SEMI CONTACT FREZEER TERHADAP KESEGARAN IKAN CAKALANG (KOTSUWONUS PELAMIS) DI CV NOVIRA ABADI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Lia Shynta Bella</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) merupakan komoditas perikanan penting yang memerlukan penanganan pascapanen optimal untuk mempertahankan kualitas selama penyimpanan dan distribusi. Di CV Novira Abadi, Banda Aceh, penggunaan sistem pembekuan Air Blast Freezer (ABF) dan Semi Contact Freezer (SCF) menjadi krusial untuk dieksplorasi mengingat tingginya potensi ikan cakalang di daerah tersebut serta kebutuhan ekspor ke berbagai kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan sistem pembekuan ABF dan SCF terhadap tingkat kesegaran ikan cakalang selama penyimpanan beku serta menentukan sistem pembekuan yang optimal untuk mempertahankan kesegaran ikan cakalang berdasarkan parameter yang diuji. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan membandingkan dua perlakuan sistem pembekuan pada sampel ikan cakalang. Parameter yang diamati meliputi parameter fisik melalui pengujian organoleptik (pengamatan fisik ikan dalam keadaan beku dan setelah dilelehkan (thawing)) serta parameter kimia berupa pengujian kadar air, drip loss, dan pH. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik uji T-Test  untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kedua sistem pembekuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan (P &gt; 0,05) antara sistem pembekuan ABF dan SCF dalam mempertahankan kadar air, drip loss, pH, maupun kualitas organoleptik ikan cakalang. Kedua metode pembekuan menunjukkan efektivitas yang setara dalam menjaga kualitas produk, dengan nilai rata-rata kadar air 53,5%, drip loss 18,0% (ABF) dan 17,1% (SCF), pH 6 ,32 (ABF) dan 6,20 (SCF), serta skor organoleptik 111,00 (ABF) dan 110,00 (SCF). Kesimpulan penelitian ini memberikan rekomendasi sistem pembekuan yang optimal untuk mempertahankan kesegaran ikan cakalang di CV Novira Abadi, yang dapat mendukung kualitas produk ekspor dan meningkatkan daya saing industri perikanan di Banda Aceh.&#13;
Kata kunci: ikan cakalang, Air Blast Freezer, Semi Contact Freezer, kesegaran ikan, sistem pembekuan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705159</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-27 12:56:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-27 14:30:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>