Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN KINERJA SISTEM LDRAINASE KOTA LANGSA DAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAANNYA (STUDI KASUS : KAWASAN GAMPONG JAWA, SIDOREJO DAN SIDODADI)
Pengarang
HARRIS FADHLY - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0709200060070
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di atas normal, dapat mengakibatkan sistem saluran drainase yang ada tidak mampu menampung akumulasi air hujan tersebut sehingga terjadi genangan. Kemampuan daya tampung sistem saluran drainase tersebut tidak selamanya sama, tetapi berubah akibat adanya akumulasi sampah, sedimentasi serta perubahan fungsi lahan. Di kota Langsa banjir genangan sering terjadi, dalam satu tahun kondisi banjir bisa terjadi hingga beberapa kali dengan ketinggian air banjir mencapai 1-2 meter dan lama genangan hingga lebih dari 6 jam. Dampaknya, kegiatan sosial ekonomi masyarakat menjadi terhambat dan timbulnya berbagai wabah penyakit pasca bencana banjir. Di lain pihak, pemerintah kota juga harus mengeluarkan anggaran yang cukup besar setiap tahunnya untuk membentuk posko-posko penampungan dan dapur umum guna membantu warga yang terkena bencana. Karenanya penelitian ini perlu dilakukan untuk: 1) Mengidentifikasi dan mengevaluasi kondisi jaringan drainase pada kawasan Gampong Jawa, Sidorejo dan Sidodadi ditinjau dari kinerja sistem drainase; 2) Mengkaji manajemen pengelolaan drainase di kawasan Gampong Jawa, Sidorejo dan Sidodadi ditinjau dari peranserta masyarakat dan institusi pengelola drainase.Metode yang digunakan adalah survey lapangan dan penyebaran kuesioner dengan menggunakan analisis debit saluran (Qs) dan debit puncak (Qt) serta melakukan uji chi square terhadap kuesioner yang digunakan. Dari hasil penelitian ini diketahui: 1) Kinerja sistem drainase belum berfungsi maksimal, dibuktikan dengan saluran sepanjang 17.567,31 meter atau 97,9% perlu dilakukan redesign saluran; 2) Manajemen pengelolaan sistem drainase belum berperan maksimal, dibuktikan dengan kinerja kelembagaan, manajemen pembangunan, dan operasi pemeliharaan saluran drainase tidak berjalan sebagaimana mestinya dan peranserta masyarakat dalam pengelolaan drainase juga masih rendah; 3) upaya peningkatan manajemen yang dilakukan meliputi: penataan kembali kelembagaan pengelola sistem drainase, pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia untuk menangani pengelolaan sistem drainase, dan pemberdayaan masyarakat untuk mengelola sistem drainase.
Kata kunci : pengelolaan sistem drainase, kinerja jaringan drainase, peran serta masyarakat
Tidak Tersedia Deskripsi
IDENTIFIKASI TIMBULNYA KAWASAN KUMUH DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS : GAMPONG JAWA, KECAMATAN KUTARAJA, BANDA ACEH) (SUSI ARDILLA, 2018)
EVALUASI PENGELOLAAN DAN PEMELIHARAAN DRAINASE KOTA BANDA ACEH SECARA TERPADU(STUDI KASUS GAMPONG KEURAMAT DAN GAMPONG LAKSANA,KECAMATAN KUTA ALAM, BANDA ACEH) (Yuswar, 2015)
TRADISI UPACARA PERKAWINAN ADAT JAWA DI KOTA LANGSA (KIKI SYAFRIDAYANTI, 2021)
PERAN AKTIF MASYARAKAT DALAM MELINDUNGI ANAK USIA DINI DARI KEKERASAN DI GAMPONG JAWA, KUTA RAJA, BANDA ACEH (Ewa Rolanda, 2019)
TANGGAPAN MASYARAKAT TERHADAP PENYALURAN BERAS UNTUK RAKYAT MISKIN (RASKIN) DI DESA GEDUBANG JAWA KECAMATAN LANGSA BARO (FRISKA HANDI GUNAWAN, 2013)