KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA MTSN 1 TAKENGON | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA MTSN 1 TAKENGON


Pengarang

Ihsan fahri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200050048

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.201 1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kompetensi profesional guru sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui program kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, mengetahui strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, dan mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru pada MTsN I Takengon. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, tekik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ketua MGMP dan guru di MTsN 1 Takengon. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa Program kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru dilaksanakan dengan melibatkan wakil kepala bidang kurikulum, ketua MGMP dan guru dengan kegiatan diantaranya pelatihan, kegiatan ilmiah seperti seminar, lokakarya dan menulis karya ilmiah dalam bentuk penelitian tindakan kelas, MGMP, memberi izin untuk pendidikan lanjutan dan melakukan supervisi. Strategi Kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru antara lain pada awal tahun mendiskusikan cara, pendekatan dalam peningkatan kualitas guru, komitmen, penyegaran dan pembagian tugas yang adil, melakukan pendekatan dengan guru, pemberian reward dan funishman, mempromosikan guru yang berkompetensi untuk mengikuti perlombaan guru- guru berprestasi, guru teladan, menjadi wakil kepala sekolah dan sebagai calon kepala sekolah. Hambatan-hambetan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru antara lain rendahnya kompetensi kepala sekolah dalam merencanakan program, minimnya dana untuk pelatihan, rendahnya motivasi guru untuk meningkatkan kompetensinya, terbatasnya waktu dan masih lemahnya komitmen guru.

Kata Kunci: Kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi profesional guru


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK