<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705025">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEAMANAN WEBSITE TERHADAP PACKET SNIFFING PADA PROTOKOL HTTPS DENGAN MENGGUNAKAN SSL STRIPPING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Rezeki Setyawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Komputer</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keamanan data pada website menjadi aspek penting dalam melindungi informasi &#13;
pengguna dari ancaman siber seperti packet sniffing yang dapat mencuri data &#13;
sensitif. Salah satu teknik serangan yang berpotensi menurunkan keamanan &#13;
protokol HTTPS adalah SSL stripping, yaitu metode yang menurunkan enkripsi &#13;
HTTPS menjadi HTTP sehingga data dapat diakses tanpa perlindungan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan website terhadap &#13;
serangan packet sniffing dengan menggunakan teknik SSL stripping serta menilai &#13;
efektivitas penerapan HTTPS dan fitur keamanannya. Metode yang digunakan &#13;
adalah simulasi serangan menggunakan Ettercap pada jaringan lokal berbasis &#13;
sistem operasi Kali Linux melalui tahapan man-in-the-middle (MITM) dengan &#13;
ARP spoofing. Pengujian dilakukan terhadap beberapa parameter, meliputi &#13;
kekuatan enkripsi, validitas sertifikat SSL, konfigurasi server, dan tingkat &#13;
kerentanan situs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website yang tidak &#13;
menerapkan fitur keamanan tambahan seperti HSTS (HTTP Strict Transport &#13;
Security) masih memungkinkan penurunan protokol menjadi HTTP, namun &#13;
secara keseluruhan tingkat kerentanan website terhadap serangan SSL stripping &#13;
tergolong rendah. Website dengan penerapan HTTPS yang dikombinasikan &#13;
dengan HSTS terbukti mampu mempertahankan keamanan data pengguna dari &#13;
eksploitasi dan penurunan protokol. Dengan demikian, penggunaan HTTPS &#13;
disertai konfigurasi keamanan tambahan seperti HSTS sangat direkomendasikan &#13;
untuk menjaga integritas dan kerahasiaan data pengguna.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WEB SITES - COMPUTER SCIENCE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DATA SECURITY</topic>
 </subject>
 <classification>005.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705025</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-27 09:49:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-27 11:43:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>