PERILAKU REMAJA PADA KELUARGA BROKEN HOME (STUDI KASUS DI KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERILAKU REMAJA PADA KELUARGA BROKEN HOME (STUDI KASUS DI KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

NOVIA SARJANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1010101010073

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FISIPOL., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

302

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Keluarga batih merupakan kelompok sosial kecil yang terdiri dari suami, istri,
beserta anak-anaknya yang belu menikah, keluarga mempunyai peranan dan
tanggung jawab utama atas perawatan dan perlindungan anak sejak bayi sampai
remaja. Masa remaja adalah masa transisi atau peralihan dalam kehidupan seorang
individu, maka pada masa ini rentan pula segala yang terjadi dalam kehidupan
individu dalam proses perkembangan pribadinya. Tidak terkecuali pula keadaan
dalam lingkungan keluarganya, terutama apabila individu berada dalam
lingkungan keluarga yang broken home. Dalam penelitian ini fokus peneliti han ya
pada remaja dari keluarga Broken Home di kota Banda Aceh. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui penyebab remaja keluarga Broken Home melakukan
seks bebas, bentuk-bentuk seks bebas yang dilakukan dan upaya pemerintah
dalam mengurangi angka seks bebas. Penelitian ini menggunakan teori pergaulan
bebas dari Edwin H. Sutherland, teori konflik dari Max Weber dan teori Labeling
dari Lemert. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif
kualitatif. Secara umum hasil analisis penelitian menjelaskan bahwa remaja dari
keluarga Broken Home terjerumus ke pergaulan bebas akibat kurang k asih sayang
dari orang tua, kurang pengetahuan agama dan pengaruh dari luar adapun bentuk-bentuk seks bebas yang dilakukan remaja adalah berpeganggan tangan, berciuman
dan bersenggama, upaya upaya yang pemerintah lakukan untuk mengurangi
pergaulan bebas yaitu dengan membentuk program-program seperti program
keluarga berencana, program kesehatan reproduksi remaja dan Gendre.
Kata Kunci : Perilaku, Remaja dan Broken Home

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK