<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704945">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN MARGARIN RENDAH LEMAK DARI MINYAK KANOLA, RNMINYAK KELAPA SAWIT DAN MINYAK KELAPA DENGAN KOMBINASI RNBAHAN HIDROKOLOID</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rani Rahayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Margarin adalah produk dengan wujud plastis atau dapat dioles yang dibuat dari emulsi &#13;
air dalam minyak (a/m). Fase dispersi terdiri dari minyak dan atau lemak padat pada suhu &#13;
kamar. Margarin konvensional umumnya mengandung minyak/lemak hingga 80%, dan 20% &#13;
air. Margarin juga dapat mengandung protein dan bahan aditif. Tingginya kadar lemak &#13;
margarin yang beredar dipasaran membuat berkembangnya variasi margarin. Margarin &#13;
rendah lemak adalah margarin yang kandungan kadar lemaknya kurang dari 80%, biasanya &#13;
sekitar 40-60% sehingga lebih baik bagi kesehatan. Pembuatan margarin rendah lemak &#13;
bertujuan untuk meminimalkan asupan lemak total dalam upaya mencegah obesitas dan &#13;
menurunkan resiko penyakit jantung koroner (PJK).  &#13;
Minyak nabati mengandung asam lemak tidak jenuh (ALTJ) dan asam lemak jenuh &#13;
(ALJ) yang bervariasi. Variasi minyak dipilih untuk melihat kualitas fisik dan kimia dari &#13;
margarin yang dihasilkan. Selain itu pembuatan margarin rendah lemak pada penelitian ini &#13;
juga menggunakan fat replacer dari bahan hidrokoloid yang berperan sebagai pengisi, &#13;
pembentuk gel dan pengental untuk memperbaiki struktur dan reologi serta sekaligus &#13;
berfungsi sebagai emulsifier. Bahan hidrokoloid juga berfungi mengikat air sehingga dapat &#13;
meminimalisir penggunaan lemak padat terhidrogenasi. Campuran dua hidrokoloid atau &#13;
lebih dapat bersifat sinergistik. &#13;
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 &#13;
faktor. Faktor pertama penambahan hidrokoloid (H) yang terdiri atas H1= natrium &#13;
alginat+CMC dan H2= gelatin+xathan gum. Faktor kedua penggunaan minyak (M) yang &#13;
terdiri atas M1= minyak kanola, M2= minyak kelapa sawit, dan M3= minyak kelapa. Setiap &#13;
perlakuan dilakukan 3 (tiga) kali ulangan. Data yang diperoleh selanjutya dianalisis &#13;
menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilakukan uji lanjut Duncan Multiple &#13;
Range Test (DMRT) terhadap data yang memberikan pengaruh nyata.  &#13;
Margarin yang dihasilkan telah dianalisis secara kimia yang menunjukkan bahwa &#13;
kadar lemak total berkisar pada 38,63%-41,57% dengan rerata 40,63%. Kadar air margarin &#13;
yaitu 36,79%-43,80% dengan rerata 40,88%. Bilangan peroksida yaitu 2,60-7,02 mEq/kg &#13;
dengan nilai rerata 5,11 mEq/kg. Kadar asam lemak bebas (ALB) yaitu 0,41-0,64% dengan &#13;
rerata  0,50%. Nilai bilangan penyabunan (saponifikasi) yaitu 86,21%-112,20 mg KOH/g &#13;
dengan rerata 98,49 mg KOH/g. Bilangan iod kisaran nilainya yaitu 22,00-50.79 g. Nilai &#13;
SFC margarin pada suhu 40 ℃ masih memiliki padatan berkisar 4,93-7,35%. Profil asam &#13;
lemak margarin terdiri asam lemak jenuh, tidak jenuh tunggal (MUFA) dan tidak jenuh &#13;
ganda (PUFA). Hasil analisis secara fisik meliputi pengujian warna berkisar antara L* 73,79&#13;
102,84 dengan nilai rata-rata 86,91, a* -0,28 hingga 1,16 dengan nilai rerata 0,03, dan b* &#13;
38,87-51,20 dengan nilai rata-rata 43,86. Margarin yang dihasilkan juga dievaluasi secara &#13;
sensori. Uji hedonik memberikan skor untuk warna 5,23 (agak suka), aroma 4,52 (netral), &#13;
tekstur 4,25 (netral), dan rasa 3,67 (agak tidak suka). Analisis deskripsi menghasilkan &#13;
parameter: warna (kuning muda), memiliki aroma vegetable oil, starchy, dan lemon yang &#13;
lemah. Rasa asin/gurih dari margarin rendah lemak didefinisikan oleh panelis sebagai netral &#13;
sedangkan rasa berminyak/berminyak cukup kuat. Margarin yang dihasilkan cukup lembut &#13;
dengan tekstur yang tidak menggumpal. Sifat lelehnya netral sedangkan rasa lengket di &#13;
mulut cukup kuat. Margarin rendah lemak dilaporkan memiliki daya oles yang baik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704945</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 23:31:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-27 09:09:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>