<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704883">
 <titleInfo>
  <title>MODEL PRINCIPAL COMPONENT REGRESSION UNTUK PENDUGAAN PERUBAHAN INDEKS BIAS MINYAK NILAM CAMPURAN MINYAK KELAPA MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFRARED</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ARIF FATAHILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Teknik Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu komoditas perkebunan yang dihasilkan dari Indonesia adalah minyak nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth.). Minyak nilam Aceh dihasilkan dari berbagai bagian pada tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) terutama daunnya yang dapat diekstraksi menjadi minyak nilam. Banyak permintaan minyak nilam secara berkelanjutan di berbagai pasar industri untuk dijadikan bahan kosmetik, parfum, sabun, pasta gigi, dan farmasi. Industri sering menghadapi kesulitan dengan kualitas, karena minyak nilam Aceh Indonesia sering dicampurkan dengan minyak lain salah satunya minyak kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian minyak kelapa pada minyak nilam Aceh terhadap perubahan nilai indeks bias minyak nilam, mengkaji kemampuan teknologi infrared untuk pendugaan perubahan indeks bias minyak nilam akibat pencampuran dengan minyak kelapa, serta menganalisis pengaruh penggunaan pre-treatment derivative-1 (D1) dan de-trending (DT) terhadap model principal component regression (PCR) yang dibangun.&#13;
Penelitian ini menggunakan minyak nilam crude oil dan minyak kelapa. Minyak nilam crude oil diuji menggunakan GC-MS untuk mengetahui keasliannya. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 29 sampel campuran, 1 sampel minyak kelapa murni dan 1 minyak nilam crude oil murni. Pengukuran nilai indeks bias minyak nilam yang telah dicampurkan menggunakan alat hand refractometer Atago® master-RI. Akuisisi spektrum minyak menggunakan instrument infrared yaitu fourier transform near infrared (FT-NIR) thermo nicolet antaris II TM. Kemudian data spektrum diolah menggunakan software The Unscrambler® X versi 10.4. Pada penelitian ini juga menggunakan pretreatment D-1 dan pretreatment DT. Metode pengolahan data menggunakan metode PCR. Terakhir dilakukan analisis loading plot untuk mengindentifikasi panjang gelombang optimum.&#13;
Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Pencampuran minyak kelapa dengan minyak nilam Aceh secara signifikan dapat mempengaruhi nilai indeks bias minyak nilam. Minyak nilam campuran memiliki nilai indeks bias semakin rendah sebanding dengan jumlah konsentrasi pencampuran yang mengindikasikan ada perubahan sifat optik dari campuran tersebut. (2) Penggunaan teknologi infrared telah terbukti mampu untuk menduga perubahan indeks bias minyak nilam akibat adanya pencampuran dengan minyak kelapa. (3) Penggunaan metode pretreatment D-1 dan pretreatment DT dapat memberikan pengaruh yang nyata terhadap kinerja model kalibrasi. Dibandingkan dengan data mentah (raw data), penggunaan pre-treatment D-1 dan DT mampu meningkatkan kualitas model. Model yang dihasilkan pada nilai latent variabel (LV) 17 dengan pretreatment DT memperoleh performa terbaik berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,8280306, nilai RPD sebesar 2,5, serta RMSEC sebesar 0,0060602. Sehingga Model PCR-DT ini dapat dikatagorikan sebagai model dengan performa prediksi yang baik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704883</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 17:04:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-27 09:15:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>