<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704841">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN TRAYEK ANGKUTAN PERKOTAAN BERDASARKAN SEBARAN DAERAH PERMUKIMAN DI KOTA BANDA  ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Armasyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota  Banda  Aceh  merupakan  suatu kota yang memiliki  tingkat pertumbuhan ruang  yang  cukup  tinggi.  Perkembangan  kota  Banda  Aceh  terus  meningkat, sejalan dengan bertambahnya jumlah clan aktivitas penduduk. Dibutuhkan sarana transportasi   untuk  mendukung   aktivitas  penduduk   kota,  sehingga  pelayanan angkutan umum dapat menjangkau seluruh daerah perkotaan  yang ada. Beberapa permasalahan  yang  dapat  memberikan  gambaran tentang  pelayanan  angkutan umum penumpang  yang  ada di kota  Banda Aceh  saat ini, diantaranya adalah pertumbuhan perumahan  di daerah pinggiran dengan pola  menyebar,  beberapa kawasan belum terlayani  oleh rote angkutan umum  clan belum ada penambahan trayek  baru. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui  kinerja  angkutan umum pada  kondisi  eksisting,  mengetahui  demand  dan supply angkutan  umum  pada daerah-daerah yang belum terlayani angkutan umum, serta merencanakan jaringan rute angkutan umum di Kota Banda Aceh sesuai dengan po1a jaringan jalan dan RTRWA.  Metode   yang  digunakan  adalah  metode   gabungan   kuantitatif clan kualitatif dengan menggunakan  analisis statistik, non statistik. Berdasarkan hasil survey  kuesioner  clan analisis  data  potensi  demand  dapat  diprediksi,  sehingga diperlukan   efektifitas  rote  dan  pembukaan   trayek   yang   menghubungkan  : Terminal   APK   Keudah-Lampineung-Rukoh   (Darussalam), Terminal    APK Keudah-Terminal Terpadu Batoh-Lueng Bata (Lambaro)  clan Terminal APK Keudah-Lambaro   Skep-Krueng  Cut.  Hasil  analisa data diperlukan  peningkatan nilai load factor  rote eksisting  dibeberapa  trayek  antara lain  :  trayek  Terminal APK Keudah -- Lueng  Bata  (Lambaro)  dengan  load factor sebelumnya 0,53% basil analisis 0,86%, Terminal APK Keudah -- Lampeuneurut sebelumnya 0,55% hasil analisis 0,84%, Terminal APK  Keudah -- Krueng  Cut sebelumnya 0,54% basil analisis 0,74% clan Terminal APK Keudah -- Ulee Lheue sebelumnya 0,23% hasil analisis 0,72%.&#13;
&#13;
Kata kunci : Kinerja angkutan umum, efektifitas rute, demand, supply.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704841</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 15:01:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 15:02:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>