<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704813">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMALISASI PRODUKSI TERHADAP EFEKTIVITAS WAKTU KERJA (EWH) PADA UNIT MOBILE CRUSHER 02 DI PT MIFA BERSAUDARA, KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syafitri Amanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Mifa Bersaudara merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dan memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengoptimalkan efektivitas waktu kerja (EWH) pada unit Mobile Crusher 02 (MC02) yang berperan dalam proses peremukan batubara. Permasalahan utama yang dihadapi yaitu belum tercapainya target produksi akibat tingginya waktu hambatan seperti standby time dan breakdown, yang menyebabkan penurunan efisiensi operasional dan produktivitas alat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer hasil observasi lapangan dan data sekunder dari laporan produksi selama periode Mei–Juni 2025. Analisis dilakukan terhadap waktu hambatan, jam kerja efektif, serta tingkat ketersediaan alat berdasarkan parameter Mechanical Availability (MA), Physical Availability (PA), Utilization of Availability (UA), dan Effective Utilization (EU). Hasil menunjukkan rata-rata jam kerja efektif MC02 sebesar 7 jam dari total 10,05 jam tersedia atau efisiensi 69.65%, dengan hambatan terbesar berasal dari waktu standby sebesar 141,86 jam. Setelah dilakukan perbaikan melalui pengurangan waktu hambatan, efisiensi meningkat dan produksi naik dari 128.505 ton menjadi 168.864 ton, atau 112% dari target produksi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan efektivitas waktu kerja berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas unit crusher.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704813</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 13:24:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 15:48:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>