<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704777">
 <titleInfo>
  <title>INSTRUMEN EVALUASI  ELEMEN KEMAMPUAN RESPON PADA SISTEM  PERINGATAN DINI TSUNAMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YULIA DIREZKIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Megister Ilmu Kebencanaan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sejak tahun  2008  Indonesia telah  memiliki  sistem peringatan dini tsunami (SPD tsunami) yang dikenal   dengan  InaTEWS. Dalam kenyataannya sistem ini  belum bekerja  secara    efektif.    Efektivitas   SPD   tsunami   dapat   dievaluasi  dengan menggunakan daftar periksa UNISDR, dimana salah  satu  elemen  kuncinya adalah kemampuan   respon.  Namun  daftar  periksa  tersebut  belum terukur,  valid,  dan reliabel.   Tujuan   dari     penelitian   ini    adalah   menyusun   instrumen   untuk&#13;
mengevaluasi   elemen  kemampuan   respon   pada   SPD tsunami.  Pendekatan penelitian    menggunakan   kombinasi     pendekatan   kuantitatif   dan   kualitatif. Pendekatan kuantitatif dilakukan  melalui  uji  validitas, uji  reliabilitas  dan Content Validity Ratio  (CVR)  serta  pendekatan kualitatif melalui  indepth interview dan focus group discussion (FGD).   Hasil  dari penelitian adalah  tersedianya dua  jenis instrumen,  yaitu  1)  Instrumen  Evaluasi Kemampuan Respon Masyarakat  dan&#13;
2) Instrumen Evaluasi Kemampuan Lembaga Pemerintah dalam  Membangun Kemampuan   Respon   Masyarakat.    Hasil    asesmen   menggunakan   instrumen menunjukkan  bahwa   16,7% dari   total responden memiliki tingkat   kemampuan respon yang  tinggi, 82,6%  memiliki kemampuan respon yang  sedang dan 0,7% memiliki  tingkat  kemampuan  respon  yang   rendah.  Sedangkan  hasil   asesmen terhadap   lembaga  pemerintah   menggunakan instrumen  menunjukkan   bahwa kemampuan lembaga dalam membantu penguatan kemampuan respon  masyarakat adalah  l, 78,  sedangkan skor maksimum kemampuan lembaga adalah 5. Artinya kemampuan  lembaga dalam membantu respon masyarakat berada   pada  level 2 dari  kategori penilaian, yang bermakna telah  ada  kemajuan, tetapi  kebijakan yang sistematis dan/atau komitmen kelembagaan belum  ada.&#13;
Kata  Kunci     :    sistem   peringatan  dini   tsunami,    instrumen,  elemen  kemampuan&#13;
                             respon, pendekatan kuantitatif dan  kualitatif&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704777</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 11:37:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 11:37:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>