<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704753">
 <titleInfo>
  <title>MAKNA DAN FUNGSI SYAIR TARI LAWEUT PADA MASYARAKAT KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yulisma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah makna dan fungsi dalam syair tari Laweut di Kabupaten Pidie. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna serta fungsi dalam syair tari Laweut di Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, kuesioner, Transkripsi penerjemah. Teknik analisis data yang digunakan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.  Adapun hasil dari penelitian ini adalah makna yang terkandung dalam lima babakan syair tari Laweut di Kabupaten Pidie. Babakan Saleum memiliki makna sapaan/seruan, tradisi dan instruksi untuk gerakan tari Laweut. Babakan Saman memiliki makna pendeskripsian, perumpamaan dan petuah. Babakan Likok memiliki makna petuah untuk remaja yaitu berupa larangan berpacaran karena menimbulkan dampak buruk. Babakan Kisah memiliki makna seruan kepada masyarakat untuk mencintai tanah air dengan menjaga dan melestarikan budaya yang ada sehingga tidak dapat dipengaruhi budaya asing. Babakan Lanie/ekstra memiliki makna tentang kegiatan masyarakat khususnya masyarakat Pidie dan juga pada babakan ini menjadi babak penutup. Kesimpulannya Makna dalam syair tari Laweut merujuk pada makna tentang moral, agama, sosial, patriotik dan heroik, serta menjadi petuah untuk menjunjung tinggi nilai kegamaan, kemasyarakatan, pembangunan. Fungsi syair tari Laweut memiliki fungsi perbabakannya, syair babakan Saleum berfungsi sebagai pembuka, sapaan, dan penghormatan. Syair babakan Saman berfungsi sebagai pemanis Laweut, syair babakan Likok sebagai pembawa kisah-kisah atau cerita pada zaman dahulu yang di dalam kisah tersebut juga menjadi pendeskripsian busana yang dikenakan oleh penari, babakan Kisah berfungsi sebagai seruan atau petuah untuk menumbuhkan rasa patriotisme yaitu mencintai tanah air dengan cara melindungi budaya serta melestarikan budaya agar tidak dipengaruhi oleh budaya luar dan mejaga muruah bangsa, babakan Lanie/ekstra berfungsi sebagai hiburan karena isi syairnya berisi syair yang bersifat menghibur.&#13;
Kata kunci:	Tari Laweut, Makna syair, Fungsi Syair</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704753</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 11:07:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 11:33:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>