<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704729">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH AMELIORAN DAN MIKORIZA TERHADAP KETERSEDIAAN FOSFAT TANAH, SERAPAN FOSFOR, PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (ZEA MAYS L.) PADA ANDISOL, PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (ZEA MAYS L.) PADA ANDISOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Karnilawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Andisol  merupakan   tanah  yang  mempunyai  jerapan  P  yang   sangat  tinggi sedangkan  P  tersedia  sangat rendah.  Ketersediaan  P relatif rendah,  P menjadi pembatas  bagi pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  amelioran  dan mikoriza  terhadap  ketersediaan  fosfat,  serapan fosfor, pertumbuhan  dan basil jagung (Zea mays L.) pada Andisol.  Sampel tanah ordo Andisol dari Desa Tunyang Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah pada kedalaman 0--20 cm  dari jenis typic hapludand. Penelitian ini dilaksanakan dengan  menggunakan   percobaan   pot   yang  ditata  menurut   rancangan   acak kelompok  (RAK)  faktorial  4x2 dengan 3 ulangan.  Faktor pertama  adalah jenis amelioran yang terdiri atas 4 taraf (jenis) yaitu tanpa amelioran, pemberian pupuk kandang, jerami pacli dan daun gamal masing-masing sebanyak 20 ton ha•   atau setara  111  g per polibag.  Faktor kedua adalah aplikasi mikoriza dengan 2 taraf yaitu tanpa mikoriza dan pemberian mikoriza sebanyak  10  g per polibag.  Hasil penelitian menunjukkan  bahwa pemberian berbagai jenis amelioran berpengaruh terbadap pH tanah, P total, P tersedia (Bray I) dan indek ketersediaan P tanab serta dapat  meningkatkan  pertumbuhan,  serapan fosfor  dan basil jagung.  Pemberian mikoriza berpengaruh terhadap pH tanah, tinggi tanaman  15, 30 HST dan infeksi akar bermikoriza, tetapi tidak berpengaruh terhadap ketesediaan P tanab dan basil jagung. Tidak ada interaksi antara faktor jenis amelioran dengan faktor pemberian mikoriza.   Jenis   arnelioran   yang   rmernberikan      pengaruh   terbaik   terhadap ketersediaan P dan hasil jagung  diperoleh pada pemberian  pupuk kandang dan&#13;
daun gamal dengan dosis 20 t ha-1.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Andisol, amelioran, mikoriza, ketersediaan fosfat dan basil jagung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704729</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 10:44:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 10:45:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>