Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PADA SMP NEGERI 2 MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
M SALEH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1009200050027
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104
Penerbit
Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.201 2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Strategi kepala sekolah merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong sekolah untuk dapat mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran sekolah yang dilaksanakan secara terencana dan bertahap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: I) strategi kepala sekolah dalam mcnysun program, 2) strategi kcpala sckolah dalam melaksanakan program, 3) strategi kepala sekolah dalam melaksanakan evaluasi dan 4) hambatan yang dihadapi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala dan wakil kepala sekolah, guru, ketua MGMP, komite sekolah dan pengawas. Hasil penelitian menunjukkan: I) Program peningkatan kompetensi guru didokumentasikan dalam program tahunan, RKS, dan RKAS. Program disusun berdasarican analisis kepala sekolah yang belum sepenuhnya melibatkan personel sekolah. Program yang disusun untuk meningkatkan kompetensi guru adalah pengembangan profesi guru melalui kegiatan MGMP, melaksanakan evaluasi pembelajaran, memahami dan melaksanakan KTSP, penelitian pendidikan, dan guru bersertifikasi profesi. 2) Strategi dalam meningkatkan kompetensi guru belum sepenuhnya dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang telah disusun. Hal ini terlihat pada program yang belum terlaksana seperti belum meratanya pelaksanaan supervisi berupa kunjungan kelas oleh kepala sekolah dan tidak adanya pelatihan bagi guru. 3) Evaluasi belum dilaksanakan secara terjadwal, teratur dan sistematis. Evaluasi dilaksanakan berdasarkan waktu luang kepala sekolah bahkan kadang-kadang dilakukan secara tiba-tiba tanpa menyiapkan sebuah instrumen atau pedoman pelaksanaan evaluasi. Hasil evaluasi terscbut dikumpulkan menjadi sebuah catatan kepala sekolah dan disampaikan pada kegiatan rapat dan forum MGMP sebagai tindak lanjut evaluasi yang sudah dilaksanakan. 4) Hambatan yang dihadapi adalah keterbatasan waktu kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan tugas utamanya, sehingga ada program yang belum tuntas dan perlu ditindaklanjuti, minimnya dana sekolah untuk mengembangkan kegiatan yang telah diprogramkan, komite sekolah kurang berperan aktif, dan adanya guru yang kurang terpacu, terdorong, dan tergerak secara pribadi untuk mengembangkan profesi mereka sebagai guru.
Kata Kunci : Strategi Kepala Sekolah dan Kompetensi Guru.
Tidak Tersedia Deskripsi
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PADA SMP NEGERI 2 SIMEULUE TIMUR (Karina Purwanti, 2014)
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMA INSHAFUDDIN BANDA ACEH (NURLAILA, 2018)
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA RNSD NEGERI 2 BANDA ACEH (AIDA IRWANA, 2015)
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPENTENSI PROFESIONAL GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI UJONG PULO CUT DAN SEKOLAH DASAR NEGERI UJONG PULO ACEH SELATAN (AJA SYARIFAH RISAWATON, 2019)
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBERDAYAAN KINERJA GURU PADA SMA NEGERI UNGGUL DI KABUPATEN ACEH BESAR (SYARIFAH NURMASYITHAH, 2019)