<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704637">
 <titleInfo>
  <title>KEGAGALAN STRATEGI PARTAI DARUL ACEH DALAM PEROLEHAN KURSI DI DPRA PADA PEMILU 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Miftahul Zikril</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Partai Darul Aceh hanya memperoleh suara sebanyak 22.662 dengan jumlah anggota DPRA terpilih hanya 1 yakni Edi Shadiqin yang juga pernah terpilih sebagai anggota DPR Aceh periode 2019-2024 dengan jumlah suara pemilu mencapai 9.886 suara. Jumlah perolehan kursi partai PDA tahun 2024 ini merupakan bentuk kegagalan strategi yang dilakukan mengingat pada Pemilu 2019 PDA mendapatkan 3 kursi di DPRA. Penurunan jumlah kursi DPRA dari partai PDA dalam dua kali Pemilu tersebut membuktikan bahwa strategi politik identitas yang dijalankan belum mampu meningkatkan suara parati PDA tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui penyebab kegagalan startegi Partai Darul Aceh (PDA) dalam perolehan kursi DPRA pada Pemilu 2024. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Informan penelitian ini terdiri politikus PDA, pengurus PDA, bacaleg PDA, akademisi dan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa strategi yang dijalankan Partai Darul Aceh (PDA) sebagai alat peningkatan jumlah suara untuk memperoleh kursi DPRA pada Pemilu 2024 dilaksanakan dengan memberikan isu-isu agama kepada masyarakat, memanfaatkan tokoh-tokoh agama serta keturunannya dalam kampanye politik serta memanfaatkan simbol-simbol agama pada bendera partai serta memaknainya dengan nilai-nilai keislaman. Adapun faktor penyebab kegagalan Partai Darul Aceh (PDA) dalam peningkatan jumlah suara pada Pemilu 2024 antara lainnya dikarenakan masih kuatnya pengaruh pertai politik lokal lainnya (Partai Aceh) dalam memberikan isu-isu keacehan bagi masyarakat serta berdirinya partai-partai lokal yang membawa visi-misi nilai keagamaan yang menandingi nilai-nilai keagamaan dalam politik identitas yang dijalankan Partai Darul Aceh (PDA) selama ini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLITICAL CAMPAIGN STRATEGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LEGISLATIVE REPRESENTATION</topic>
 </subject>
 <classification>324.72</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704637</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 18:45:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 09:54:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>