<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704627">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MODERNISASI TERHADAP MINAT REMAJA PADA PENGANAN TRADISIONAL DI KAMPUNG KEMILI KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUNADIA AMALIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Modernisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dalam perkembangan masyarakat, terutama di kalangan remaja. Perubahan pola konsumsi akibat arus informasi dan tren global telah mempengaruhi minat generasi muda terhadap makanan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan minat remaja terhadap penganan tradisional, serta menganalisis pengaruh modernisasi terhadap minat tersebut. Penelitian dilaksanakan di Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan penganan tradisional khas Suku Gayo. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode purposive sampling, melibatkan 40 remaja berusia 13–17 tahun sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form, dan instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier sederhana, serta uji normalitas dan linearitas sebagai prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan minat remaja terhadap penganan tradisional berada pada kategori sedang (57,5%). Uji regresi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara modernisasi terhadap minat remaja terhadap penganan tradisional, dengan nilai signifikansi sebesar 0,005 (p &lt; 0,05). Artinya, meskipun arus modernisasi cukup kuat, terdapat peluang untuk membangkitkan kembali minat remaja terhadap penganan tradisional apabila dikemas secara inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat pengaruh modernisasi terhadap minat remaja terhadap penganan tradisional di Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704627</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 17:39:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 09:36:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>