PENGARUH E-MONEY, NILAI TUKAR, DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH E-MONEY, NILAI TUKAR, DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA


Pengarang

DIAJENG LATHIFAH AMANDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Talbani Farlian - 197604222002121003 - Dosen Pembimbing I
Zulkifli - 197204252006041002 - Dosen Pembimbing II
Nur Aidar - 197502182006042001 - Penguji
Miksalmina - 197608052005012001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2101101010014

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Ekonomi Pembangunan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Judul
: Pengaruh E-money, Nilai Tukar, dan Tingkat Suku
Bunga terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia
Penulis


: Diajeng Lathifah Amanda
NIM

: 2101101010014
Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan
Pembimbing
: Talbani Farlian, S.E., M.A



Zulkifli, S.E., M.Si
Konsentrasi
: Ekonomi Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-money, nilai tukar rupiah
terhadap dolar Amerika Serikat, dan tingkat suku bunga acuan terhadap jumlah
uang beredar di Indonesia pada periode 2016–2024. Metode yang digunakan adalah
Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk mengidentifikasi hubungan jangka
pendek dan jangka panjang antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
dalam jangka pendek, variabel e-money berpengaruh positif terhadap jumlah uang
beredar. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berpengaruh positif dalam
jangka pendek. Sementara itu, tingkat suku bunga tidak berpengaruh negatif
terhadap jumlah uang beredar. Dalam jangka panjang, e-money juga berpengaruh
dan positif terhadap jumlah uang beredar. Nilai tukar rupiah juga berpengaruh
signifikan terhadap jumlah uang beredar dalam jangka panjang melalui mekanisme
harga dan ekspektasi. Sebaliknya, tingkat suku bunga tetap tidak berpengaruh
dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, dalam jangka pendek dan jangka
panjang penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital melalui e-money dan
stabilitas nilai tukar menjadi faktor dominan yang memengaruhi jumlah uang
beredar di Indonesia. Oleh karena itu, kebijakan moneter ke depan perlu
disinergikan dengan kebijakan inovatif berbasis teknologi untuk menjaga
efektivitas pengendalian likuiditas di era ekonomi digital.

Kata Kunci: E-money, Nilai Tukar, Tingkat suku bunga, Jumlah Uang
Beredar, ARDL.

ABSTRAK Judul : Pengaruh E-money, Nilai Tukar, dan Tingkat Suku Bunga terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia Penulis : Diajeng Lathifah Amanda NIM : 2101101010014 Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan Pembimbing : Talbani Farlian, S.E., M.A Zulkifli, S.E., M.Si Konsentrasi : Ekonomi Pembangunan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-money, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, dan tingkat suku bunga acuan terhadap jumlah uang beredar di Indonesia pada periode 2016–2024. Metode yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk mengidentifikasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, variabel e-money berpengaruh positif terhadap jumlah uang beredar. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berpengaruh positif dalam jangka pendek. Sementara itu, tingkat suku bunga tidak berpengaruh negatif terhadap jumlah uang beredar. Dalam jangka panjang, e-money juga berpengaruh dan positif terhadap jumlah uang beredar. Nilai tukar rupiah juga berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar dalam jangka panjang melalui mekanisme harga dan ekspektasi. Sebaliknya, tingkat suku bunga tetap tidak berpengaruh dalam jangka panjang. Secara keseluruhan, dalam jangka pendek dan jangka panjang penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital melalui e-money dan stabilitas nilai tukar menjadi faktor dominan yang memengaruhi jumlah uang beredar di Indonesia. Oleh karena itu, kebijakan moneter ke depan perlu disinergikan dengan kebijakan inovatif berbasis teknologi untuk menjaga efektivitas pengendalian likuiditas di era ekonomi digital. Kata Kunci: E-money, Nilai Tukar, Tingkat suku bunga, Jumlah Uang Beredar, ARDL.

Citation



    SERVICES DESK