<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704529">
 <titleInfo>
  <title>PROFIL BITEMARK KELAS II GIGI PREMOLAR SATU BERDASARKAN JENIS KELAMIN SANTRI DAYAH RUHUL ISLAM ANAK BANGSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AHMAD FAIQ ATHAYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bitemark atau jejak gigitan adalah pola atau tanda yang ditinggalkan oleh gigitan pada permukaan kulit atau benda lain, yang dapat digunakan dalam identifikasi forensik. Setiap individu memiliki pola gigitan yang  unik, yang tercipta dari struktur gigi dan cara mengigit. Pada beberapa penelitian mengatakan bahwa gigi premolar laki-laki berbeda dibandingkan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan profil bitemark kelas II gigi premolar satu berdasarkan jenis kelamin santri Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa. Penelitian ini menggunakan desain pretest dan post-test non-eksperimental dengan melibatkan 90 subjek yang dikelompokkan ke dalam kategori laki-laki dan perempuan. Pola bitemark kelas II dibuat dengan menggunakan alginat sebagai cetakan negatif dan dental stone sebagai cetakan positif, yang kemudian dianalisis menggunakan metode xerography. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran gigi premolar satu laki-laki lebih besar dibandingkan perempuan dalam aspek mesiodistal dan buccolingual namun, perbedaan yang dihasilkan tidak signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah gigi premolar satu tidak dapat menjadi acuan untuk mebedakan antara laki-laki dan perempuan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704529</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 14:40:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 15:06:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>