<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704509">
 <titleInfo>
  <title>KADAR KOLESTROL, KUALITAS DAN KEAMANAN DAGING AYAM BROILER AKIBAT PEMBERIAN HERBAL FERMENTASI CAIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Adera Kania Waris</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Daging ayam broiler merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun masih memiliki tantangan berupa tingginya kadar kolesterol dan potensi kontaminasi bakteri patogen seperti Salmonella typhimurium dan Escherichia coli. Salah satu upaya untuk memperbaiki kualitas fisik dan kimia daging sekaligus meningkatkan keamanannya adalah melalui pemberian herbal fermentasi cair sebagai aditif alami. Herbal fermentasi ini merupakan kombinasi kunyit, bawang putih, mahkota dewa, jahe merah, dan gula merah dengan Starbio sebagai starter fermentasi, yang mengandung senyawa bioaktif seperti kurkumin, allicin, flavonoid, gingerol, dan saponin dengan potensi hipokolesterolemik, antiinflamasi, dan antimikroba.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian herbal fermentasi cair terhadap kadar kolesterol, kualitas fisik (daya ikat air, susut masak, dan keempukan), serta keamanan mikrobiologis daging ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Universitas Syiah Kuala dan Universitas Diponegoro pada Juni–Juli 2025 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat perlakuan: P0 (tanpa herbal fermentasi/kontrol), P1 (1%), P2 (2%), dan P3 (3%), masing-masing dengan empat ulangan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian herbal fermentasi cair tidak menghasilkan efek antibakteri terhadap Salmonella typhimurium dan Escherichia coli, yang ditunjukkan dengan tidak terbentuknya zona hambat (0 mm) pada seluruh perlakuan. Kadar kolesterol daging tertinggi terdapat pada kontrol (139,87 mg/100 g), sedangkan terendah pada P0 sebesar 74,73 mg/100 g. Perlakuan P2 menurunkan kolesterol hingga 91,18 mg/100 g, atau ±35% dari kontrol, dan lebih efektif dibandingkan P1 (119,74 mg/100 g) dan P3 (112,36 mg/100 g). Dari sisi kualitas fisik, daya ikat air tertinggi diperoleh pada P2 (2,090%), yang diikuti dengan susut masak yang stabil (37,12%) dan keempukan yang tetap berada dalam kategori empuk (1,29 mm/g/dt). Meskipun P3 menghasilkan keempukan tertinggi, P2 menjadi perlakuan paling optimal karena memberikan keseimbangan antara penurunan kolesterol dan peningkatan kualitas fisik daging. &#13;
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian herbal fermentasi cair dengan dosis 2% (P2) merupakan perlakuan paling efektif dalam menurunkan kadar kolesterol dan memperbaiki kualitas fisik daging ayam broiler, khususnya daya ikat air dan keempukan, meskipun belum menunjukkan efek antibakteri pada jaringan otot. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan pakan fungsional berbasis herbal fermentasi untuk meningkatkan mutu gizi dan kualitas fisik daging unggas.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704509</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 13:25:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 14:46:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>