<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704501">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS KUALITAS AIR TANAH BERDASARKAN DATA GEOKIMIA AIR TANAH DI KECAMATAN RANTAU SELAMAT DAN KECAMATAN BIREM BAYEUN, KABUPATEN ACEH TIMUR, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wiyanda Fristania Lubis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan pemetaan geologi dan analisis kualitas air tanah dilakukan di daerah &#13;
Kabupaten Aceh Timur, tepatnya pada Kecamatan Birem Bayeun. Secara geografis, &#13;
Kecamatan Rantau Selamat berada di koordinat 4º 31’ 50,27” - 4º 42’ 56,76” LU dan 97º &#13;
41’ 17,00” - 98º 00’ 11,35” BT dan Kecamatan Birem Bayeun berada di koordinat 4º 27’ &#13;
34,63” - 4º 24’ 27,21” LU dan 97º 53’ 53,07” - 97º 53’ 53,45” BT dengan luas wilayah &#13;
pemetaan sebesar ±24 Km2. Daerah penelitian terdiri dari 3 Formasi yaitu Formasi Tmb &#13;
(Formasi Baong), Formasi Tuk (Formasi Keutapang), Formasi Tps (Formasi Seureula), dan &#13;
satu Endapan Qh (Endapan permukaan pantai dan sungai). Komponen mineral dalam &#13;
Formasi batuan tersebut membentuk unsur kimia yang dapat mempengaruhi kualitas dan &#13;
kuantitas air tanah. Selain itu, karakteristik geomorfologi seperti bentuk lahan dan faktor &#13;
hidrologi seperti prepitasi, infiltrasi, dan aliran sungai juga dapat memberikan dampak yang &#13;
signifikan terhadap kualitas dari air tanah. Di wilayah tempat penelitian, sebagian besar &#13;
lahan juga digunakan warga untuk sektor pertanian dan perkebunan. Secara tidak langsung &#13;
hal tersebut akan membuat penggunaan pupuk dan bahan kimia secara berlebihan yang &#13;
dapat mempengaruhi kualitas air tanah. Metode yang digunakan untuk pemetaan geologi &#13;
terdiri dari pengumpulan data primer yaitu seperti pengamatan langsung di lapangan &#13;
dengan mendeskripsi batuan, pengamatan geomorfologi dan analisis petrogenesa sayatan &#13;
tipis batuan. Untuk mengetahui kualitas air tanah, penelitian dilakukan dengan &#13;
menggunakan metode analisis data geokimia air tanah menggunakan diagram stiff. &#13;
Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel batuan dari singkapan yang terdapat &#13;
di daerah penelitian, pengukuran muka air tanah, dan pengambilan sampel air tanah untuk &#13;
dilakukannya pengujian kualitas air tanah berdasarkan sifat fisik dan sifat kimia air tanah. &#13;
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 5 satuan litologi batuan yaitu satuan &#13;
batu serpih karbonatan (Tmb), satuan batupasir mengandung karbon (Tuk), satuan &#13;
batupasir (Tuk), satuan perselingan batu lumpur dan batupasir karbonatan (Tps), dan satuan &#13;
endapan pasir (Qh). Satuan geomorfologi pada penelitian ini terdiri dari satuan &#13;
geomorfologi dataran denudasional (D1), satuan geomorfologi dataran denudasional (D5), &#13;
satuan geomorfologi struktural (S9), satuan geomorfologi fluvial (F1), satuan geomorfologi &#13;
fluvial (F3), dan satuan geomorfologi fluvial (F4). Berdasarkan hasil pengujian &#13;
laboratorium terhadap sampel air tanah, diperoleh bahwa parameter fisis seperti TDS, &#13;
DHL, pH, suhu, dan kesadahan masih berada di bawah ambang batas yang sesuai dengan &#13;
standar baku mutu air tanah. Dan berdasarkan parameter kimia dengan hasil analisis &#13;
kandungan anion dan kationnya juga masih berada di bawah ambang batas yang sesuai &#13;
dengan standar baku mutu air tanah. Berdasarkan hasil plot menggunakan diagram stiff, &#13;
didapatkan sampel 1 dan sampel 2 memiliki kation yang dominan natrium (Na+) dan anion &#13;
yang dominan adalah klorida (Cl-), pada sampel 3 kation yang dominan adalah natrium &#13;
(Na+) dan anion yang dominan adalah sulfat (SO42-), kemudian pada sampel 4 kation yang &#13;
dominan adalah magnesium (Mg2+), dan anion yang dominan adalah sulfat (SO42-).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704501</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 13:15:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 14:40:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>