<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704465">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL KEMBANG PERANG KARYA FARAH BEE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Aqiel Mustaqim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konflik tokoh dalam novel Kembang Perang karya Farah Bee. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah novel Kembang Perang karya Farah Bee. Data penelitian ini berupa narasi dan dialog tokoh yang dipaparkan oleh pengarang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, sajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Kembang Perang karya Farah Bee terdapat dua jenis konflik, yaitu konflik internal dan konflik eksternal. Konflik internal terdapat pada tokoh Nilam, Bidari, Melati, Zam, Angkasa, Fatimah, Nek Ti, Aisyah, Wak Rohana, dan Ampon. Bentuk konflik internal tersebut berupa gejolak batin, pertentangan batin, pertentangan antara dua keinginan, trauma batin, perubahan psikologis dan perasaan-perasaan tokoh seperti perasaan cinta, terkejut, resah, takut, gelisah, tidak nyaman, khawatir, cemburu, kesal, risih, malu, cemas, rindu, sedih, sakit hati, serta pasrah. Konflik eksternal terjadi pada antartokoh, antarkelompok, tokoh dengan kelompok, dan tokoh dengan alam yang berupa konflik sosial, konflik fisik, dan konflik elemental. Konflik eksternal berupa konflik sosial meliputi percekcokan, penindasan, ketegangan, penangkapan, kerusuhan, peperangan, penyerangan bersenjata, pergolakan, provokasi, realitas sosial, dan masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Konflik eksternal berupa konflik fisik meliputi kekerasan, penendangan, bentrokan, pertengkaran, penyiksaan, dan pembunuhan. Konflik eksternal berupa konflik elemental meliputi iklim, udara dingin, dan hujan. Novel ini mengandung kisah inspiratif terutama terhadap kaum perempuan yang dapat diterapkan dan dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NOVELS - HISTORY AND CRITICISM</topic>
 </subject>
 <classification>809.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704465</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 12:13:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 14:42:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>