Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH NUTRISI, BAKTERI PSEUDOMONAS FLUORESCENS DAN TANAMAN TERHADAP KEMAMPUAN DEGRADASI HIDROKARBON PADA ENTISOL.
Pengarang
Kamaruzzaman - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0909200040018
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : prog. studi magister pertanian., 2013
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui pengaruh nutrisi, bakteri Pseudomonas fuorescens dan tanaman terhadap kemampuan degradasi hidrokarbon. Percobaan telah dilakukan di laboratorium benih dan rumah kasa Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian dilakukan dua tabap, percobaan pertama menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial yang terdiri dari atas sepuluh tarafNutrisi (0,, 50, 100, 1000 mg N kg-1, 25, 50, 500 mg P kg-1, dan NP
50+25, 100+50, 1000+500 mg kg-1 tanah), dan dua taraf Isolat bakteri (tanpa
isolat bakteri dan dengan isolat bakteri). Percobaan kedua menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial yang terdiri dari atas tiga taraf Tanaman (Titania, Pacar Air, dan Kacang Tanah), dan tiga taraf Isolat bakteri ; kontrol (tanpa nutrisi, tanpa isolat bakteri dan tanpa hidrokarbon), nutrisi tanpa isolat
bakteri, dan nutrisi + isolat bakteri, masing-masing percobaan diulang 3 kali.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian nutrisi NP 100+50 mg kg-1 tanah
dan pemberian isolat bakteri dapat menurunkan kandungan hidrokarbon dan meningkatkan total mikroorganisme dalam tanah. Penggunaan tanaman pacar air dan pemberian isolat bakteri dapat menurunkan kandungan hidrokarbon dan meningkatkan N-total dalam tanah. Penggunaan tanaman titonia dan pemberian isolat bakteri dapat meningkatkan total mikroorganisme dalam tanah. Pengamatan terhadap berat segar dan kering tunas, berat segar dan kering akar pada masing• masing penggunaan tanaman tertinggi dijumpai pada pemberian isolat bakteri.
Kata kunci : degradasi hidrokarbon, mikroorganisme, Pseudomonasfluorescens,
Entisol
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGGUNAAN BAKTERI PSEUDOMONAS FLUORESCENS, PUPUK KANDANG DAN TANAMAN UNTUK MEREKLAMASI LAHAN TERCEMAR HIDROKARBON (JUNAIDI A, 2025)
PENGGUNAAN BAKTERI PSEUDOMONASFLUORESCENS, PUPUK KANDANG DAN TANAMAN UNTUK MEREKLAMASI LAHAN TERCEMAR HIDROKARBON (JUNAIDI A, 2025)
PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAL (GLYCINE MAX L. MERRI|) AKIBAT DOSIS PUPUK KANDANG DAN MEDIA TANAMRNTERCEMAR HIDROKARBON (Suyatman, 2024)
PENGARUH DOSIS PSEUDOMONAS FLUORESCENS P60 DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) (Jullya Ramadhana Putra, 2015)
ISOLASI BAKTERI ENDOFIT BALAKACIDA (CHROMOLAENA ODORATA) ASAL ACEH BESAR DAN UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA TERHADAP BAKTERI PATOGEN STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN PSEUDOMONAS AERUGINOSA (MORIZKA WIANDA, 2021)