PENGARUH METODE PENGECORAN TERHADAP PERILAKU PORTAL BETON BERTULANG BERDINDING BATA DI BAWAH BEBAN LATERAL SIKLIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH METODE PENGECORAN TERHADAP PERILAKU PORTAL BETON BERTULANG BERDINDING BATA DI BAWAH BEBAN LATERAL SIKLIK


Pengarang

EKA RAHMAYANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0509200060003

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.183

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengecoran terhadap perilaku portal beton bertulang satu pias satu !antai yang mengalami beban lateral siklik dan monotonik. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah 3 buah portal beton bertulang berskala l :2 dengan ukuran 1500 x 1500 mm. Portal berdinding pengisi dengan metode pengecoran portal sebelum dinding (PDIAI) diuji dengan beban lateral monotonik. Portal berdinding pengisi dengan metode pengecoran portal setelah dinding (PI DI AI) dan portal berdinding pengisi dengan metode pengecoran portal dalam 3 tahapan setelah 1/3 dinding (P2D!AI) diuji dengan beban lateral siklik. Kuat tekan beton dikontrol dengan benda uji silinder standar. Faktor air semen adalah 0,54 diameter agregat maksimum I0 mm. Sebagai tulangan digunakan tulangan baja dengan diameter b8 mm (tulangan longitudinal) dan +4 (tulangan sengkang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa benda uji dengan metode pengecoran portal dalam 3 tahapan setelah 1/3 dinding (P2D I AI) memiliki nilai kekakuan yang lebih besar dibandingkan dengan metode pengecoran portal setelah dinding (PIDIAI) sehingga portal P2DlAI dapat melepaskan dissipasi energi lebih baik dibandingkan portal PIDIAI. Retak dominan yang terjadi pada ketiga benda uji adalah retak pada pertemuan kolom dan balok dan retak antara pertemuan balok dan dinding. Pola retak yang terjadi pada pertemuan kolom dan balok menunjukkan retak akibat geser. Beban lateral siklik berpengaruh nyata terhadap penurunan kekuatan dan kekakuan. Penurunan kekakuan disebabkan karena retakan yang muncul pada satu siklus tidak tertutup kembali pada siklus berikutnya.

Kata Kunci : beban lateral siklik. beban lateral monotonik, metode pengecoran, portal dinding bata, displacement, kekuatan dan kekakuan, retak, dissipasi energi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK