<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704397">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSISTENSI PETANI MILENIAL DI KABUPATEN BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI MAUDY RAMADHANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indoneisa mengalami krisis regenerasi petani dimana jumlah petani terus menerus berkurang jumlahnya sehingga pada tahun 2020 pemerintah mencetuskan Program Petani Milenial yang bertujuan untuk mencetak 2,5 juta petani milenial untuk memberikan harapan baru bagi regenerasi pertanian. Selain itu jumlah petani milenial juga lebih sedikit dibandingkan jumlah petani yang berusia tua. Petani milenial adalah petani berusia 19 sembilan belas tahun sampai 39 tiga puluh sembilan tahun, dan atau petani yang adaptif terhadap teknologi digital.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat eksistensi petani milenial dan faktor faktor yang mempengaruhi eksistensi petani milenial di Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilakukan di tiga kecamatan yang memiliki populasi petani milenial yang berusia 19 hingga 39 tahun terbanyak di Kabupaten Bireuen, dengan jumlah 98 responden. Data dikumpulkan melalui survei kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square atau SEM PLS. &#13;
Hasil analisis menunjukkan faktor faktor yang berpengaruh terhadap eksistensi petani milenialadalah variabel kapasitas petanu yang berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 28,4 persen dan nilai rata rata sebesar 3,57 dengan kategori tinggi, yang diikuti oleh variabel kompetensi yang berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 27,8 persen dan nilai rata rata sebesar 3,87 dengan kategori tinggi, dan variabel akses informasi yang juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi faktor yang paling dominan dengan kontribusi sebesar 43 persen dan nilai rata rata 4,14 dengan kategori tinggi yang artinya kemampuan petani milenial dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi sebagai kunci utama eksistensi mereka di era digital. Total kontribusi dari ketiga variabel ini sebesar 99,2 persen dan nilai rata rata sebesar 3,86 dengan kategori tinggi, hal ini menunjukkan bahwa hampir seluruh keberlangsungan eksistensi petani milenial ditentukan oleh kapasitas, kompetensi, dan akses informasi. Selanjutnya hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator competence for decision making atau freedom dan responsibility memperoleh nilai rata-rata tertinggi, masing-masing sebesar 4,49, yang menandakan bahwa petani milenial telah memiliki kemampuan yang kuat dalam mengambil keputusan serta konsisten dalam melaksanakan tanggung jawab atas keputusan yang dibuat. Indikator recognition of value juga memperoleh skor tinggi, yaitu 4,46, yang mencerminkan adanya kepuasan, makna, dan kebanggaan dalam menjalankan usaha tani. Sementara itu, indikator perception mendapatkan skor rata-rata terendah, yaitu 4,36, meskipun masih berada pada kategori sangat tinggi. Secara keseluruhan, eksistensi petani milenial berada pada kategori sangat tinggi dengan rata rata skor 4,45. Dengan demikian, aspek terkuat yang mendukung eksistensi petani milenial adalah kompetensi dalam pengambilan keputusan dan tanggung jawab, sedangkan aspek yang perlu diperkuat adalah persepsi terhadap profesi tani, agar citra positif petani milenial semakin meningkat di masyarakat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704397</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 09:24:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 10:39:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>