<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704325">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IKON, INDEKS, DAN SIMBOL  DALAM PERTUNJUKAN TEATER KOKAKI MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA :</title>
  <subTitle>PENDEKATAN SEMIOTIK CHARLES SANDERS PEIRCE</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sefti Sari Nanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Sendratasik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Sefti Sari Nanda (2025). Analisis Ikon, Indeks, dan Simbol Dalam Pertunjukan Teater KOKAKI Mahasiswa Universtas Pendidikan Indonesia : Pendekatan Semiotik Charles Sanders Peirce. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Ramdiana S.Sn., M.Sn. dan Dr.Sn. Muksin Putra Hafid, S.Sn., M.A.&#13;
&#13;
Ketimpangan sosial, penggusuran, gaji buruh, Golput, dan korupsi di perkotaan menjadi inspirasi pementasan Kota Kata Kita (KOKAKI) karya mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Pertunjukan ini menyampaikan kritik sosial melalui simbol-simbol di panggung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanda-tanda yang terdapat dalam pertunjukan teater Kota Kata Kita naskah Penggusuran menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Fokus kajian terletak pada tiga konsep utama dalam teori Peirce, yaitu ikon, indeks, dan simbol, untuk mengungkap makna serta kritik sosial yang disampaikan melalui pertunjukan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi. Data diperoleh melalui observasi langsung pertunjukan, dokumentasi, dan wawancara dengan para aktor, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan semiotika Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen pertunjukan, seperti kostum, properti, handprop, audio, pencahayaan, dialog, ekspresi aktor, koreografi, dan penggunaan kain merah, hitam, serta putih di panggung, memuat berbagai bentuk ikon, indeks, dan simbol. Ikon tampak pada elemen yang menyerupai objek aslinya, indeks muncul melalui tanda yang memiliki hubungan sebab-akibat atau keterkaitan langsung dengan objek, sedangkan simbol terwujud melalui tanda yang dimaknai berdasarkan kesepakatan atau konvensi budaya. Analisis mengungkap bahwa tanda-tanda tersebut merepresentasikan peristiwa nyata penggusuran di Dago Elos, Bandung, serta menyampaikan kritik sosial terhadap ketidakadilan, perlawanan, dan solidaritas masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian semiotika dalam seni pertunjukan teater, sekaligus menjadi referensi bagi penelitian yang mengkaji karya seni berbasis realitas sosial.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: semiotika, Charles Sanders Peirce, ikon, indeks, simbol, teater, penggusuran.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704325</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 17:20:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-23 09:51:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>