<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704295">
 <titleInfo>
  <title>STUDI  PEMANFAATAN ENERGI GELOMBANG LAUT DENGAN SALURAN MERUNCING (TAPERED CHANNEL) UNTUK PENGISIAN RESERVOIR  PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RONIE YULIANTO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gelombang dapat menimbulkan energi untuk membentukpantai, menimbulkan arus dan  transport  sedimen dalam arah   tegak lurus  pantai dan  sepanjang pantai dan  juga menyebabkan gaya-gaya  yang  bekerja pada  bangunan yang ada  di pantai.  Energi gelombang  merupakan kombinasi  dari  2  energi yaitu  energi potensial dan   energi kinetik yang besarnya berbanding lurus  dengan kuadrat tinggi gelombang. Analisa dan kajian perlu   dilakukan terhadap perilalu  gelombang untuk memanfaatkan  energi gelombang,   faktor-faktor   yang  mempengaruhi  gelombang,  dan   mengkondisikan gelombang berdasarkan  sifat-sifamrya  dengan rekayasa. Energi gelombang  dari hasil rekayasa tersebut dapat  diambil untuk  keperluan manusia berupa pembangkit tenaga listrik  yang  merupakan   kebutuhan primer   dan   sangat  menunjang segala  aspek kehidupan marusia. Secara spesifik bentuk dari  saluran meruncing (tapered channel) dapat   mengubah tinggi  gelombang  yang  masuk kedalam tapered  channel menjadi semakin tinggi, dengan lebar awal 100 m menjadi 2 m, tinggi gelombang pada saluran menjadi  7 kali gelombang datangnya. Karena gelombang bertambah tingginya maka dapat mencapai tempat yang lebih tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pengisi tampungan yang letaknya lebih tinggi. Tinggi gelombang datang diprediksikan antara  0.5-1.5  m dapat menghasilkan debit dengan rata-rata harian berkisar 100 -400 m'/dt.&#13;
Debit Limpasan dipengaruhi  oleh kecepatan dan  arah  angin yang berhembus. Debit yang  lebih  kecil dengan rata-rata harian berkisar 100 - 200  m'ldt cenderung terjadi pada musim angin  barat  dibandingkan dengan debit yang dipengaruhi oleh angin timur dengan rat-rata  harian berkisar 250-400 mldt. Tampungan efektifyang  ada adalah sebesar 3.08 10     dengan keandalan operasi 90%, 80% dan 75%  debit pengambilan PLTA sebesar 15.5  mldt, 20.0  mldt  dan  22.5  m'ldt yang beroperasi dengan 2 unit turbin Kaplan 3 Daun dengan kapasitas masing-masing 600  W, 770 kW  dan 870  kW diperoleh produksi energi pertahun 6.40 - 10.00 GWh,   7.00 -- 13.00 GWh, dan  8.40 --  15.00  GWh     dengan rata-rata  produksi pertahunnya 7.72  GWh,   9.21   GWh  dan  9.85GWh&#13;
&#13;
Kata Kunci  :  Energi Gelombang, Tapered Channel, Tampungan, Debit, PLTA&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704295</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:37:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:37:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>