<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704293">
 <titleInfo>
  <title>PELAKSANAAN PENGAJARAN  BAHASA  GAYO DI SMP  NEGERI  KECAMATAN BEBESEN KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmatina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci: Pembelajaran bahasa Gayo&#13;
&#13;
Penelitian  ini berjudul  &quot;Pelaksanaan        Pembelajaran        Bahasa       Gayo        di        SMP  Negeri Bebesen,  Kabupaten  Aceh Tengah.&quot;  Yang menjadi  masalah  dalam penelitian  ini adalah bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa Gayo  di  SMP  Negeri  dalam Kecamatan Bebesen  Kabupaten Aceh  Tengah  banyak  yang  belum sesuai  dengan  standar.  Penelitian ini  bertujuan  untuk   mendeskripsikan  pelaksanaan   pengajaran  bahasa Gayo di  SMP Negeri   Bebesen,   Kabupaten  Aceh   Tengah.   Penelitian    ini   menggunakan  metode deskriptif dan pengumpulan  data dilakukan dengan teknik  wawancara, observasi, dan angket.   Sumber  data  adalah   guru  yang   mengajarkan  bahasa  Gayo di  SMP  Negeri Kecamatan  Bebesen,  Kabupaten Aceh  Tengah tahun  pelajaran 2010/2011, dan kepala sekolah. Ada  3 SMP  Negeri yang  dijadikan  sumber  data  yaitu  SMP  Negeri  10, SMP Negeri 11, dan SMP Negeri  17.  Jumlah  sumber  data enam  orang  guru dan tiga kepala sekolah. Pengumpulan  data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, angket, dan dokumenter. Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa pembelajaran bahasa Gayo sudah berlangsung    dengan     baik,     namun    masih    banyak   terdapat   hambatan     dalam  pelaksanaannya.  Hambatan-hambatan  atau  kendala itu terutama terdapat pada guru bahasa Gayo   itu  sendiri. Guru bahasa  Gayo  masih  kurang pengetahuannya  dalam bidang bahasa Gayo.  Mereka   bukan guru bidang  studi bahasa Gayo. Tambahan lagi,&#13;
guru   bahasa Gayo  belum pernah   mendapat  pendidikan atau   pelatihan  khusus tentang pembelajaran    bahasa    Gayo.     Selanjutnya,    ketersediaan   sarana   dan   prasarana pembelajaran bahasa Gayo masih sangat kurang. Di  samping itu, kurangnya dukungan pihak  sekolah dalam  pengadaan bahan  bacaan bahasa Gayo baik untuk guru maupun untuk   siswa.   Untuk   mengatasinya  guru  perlu   mengusahakan bahan dengan cara memfotokopi     bahan-bahan  pengajaran   bahasa  Gayo.     Demikian     juga     guru mempersiapkan diri  sebagai  pengajar bahasa Gayo dan mempedomani  kurikulum yang ada dan mempersiapkan perangkat pembelajaran.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704293</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:30:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:30:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>