<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704281">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS  KENYAMANAN THERMAL PADA RUANG  PENDAFTARAN PASIEN GEDUNG  RSUD MEURAXA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JUNAIDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>PROG. STUDI MAGISTER TEKNIK MESIN</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan status SUD Meuraxa Banda Aceh dari  non rujukan menjadi RSU Type-C   dengan fasilitas lengkap  telah  menyebabkan perubahan kondist terutama peningkatan  penghuni pada  ruang tunggu pendafaran  pasien yang  menebabkan terjadinya peningkatan temperatur dalam ruangan.  Hal ini dipengaruhi oleh beberap faktor kenyamanan termal diantaranya radiasi matahari langsung, metabolisme  bawaan pasien (Met), isolasi pakaian pasien (Clo), peralatan ruangan dan  sistem sirkulasi udara yang kurang optimal. Kondsi ini  menyebabkan tubuh tidak nyaman  dalam beraktifitas.&#13;
Sebagai RSUD yang digunakan untuk pelayanan umum tentu hal  ini  perhu diperbaiki&#13;
dengan  cara   mengetahut  dulu   penyebabnya.  Beberapa  hal   yang  biasa   dilakukar diantaramya melakukan pengukuran langsung pada ruangan yang meliputi pengukuran Temperatur,  kelembaban  udara, laju perpindahan  udara dan intensitas  matahari. Dari analisa hail pengukuran diketahui  beberapa fenomena  yang  terjadi  diantaranya  ada peningkatan  temperatur antara luar dan dalam ruangan akibat penambahan penghuni mencapai 3'€ dan penurunan kelembaban dalam ruangan mencapai 2%.  Temperature maksimal dalam ruangan  mencapai  36( Kelembaban terendah  44%  dan kecepatar angin rata  rata dalam ruangan dibawah I ms. Solusi yang diusulkan dalam penanganan ini   berupa pemasangan  blower  untuk meniup  udara kedalam  ruangan agar dapat meningkatkan kenyamanan termal di RSUD Meuraxa Banda Aceh&#13;
&#13;
Kata kunci  :  RSUD Meuraxa Banda Aceh, Kenyamanan Thermal, Pengkondisian Udara.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>THERMAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.402</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704281</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:19:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:35:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>