<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704279">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI DAN KARAKTERISASI KOLAGEN DARI TULANG IKAN TUNA (THUNNUS ALBACARES) DENGAN METODE ASAM-HIDRO-EKSTRAKSI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. REINALDY FINOTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kolagen yang berbahan dasar hewan laut seperti tulang ikan tuna (Thunnus albacares) merupakan alternatif pengganti kolagen dari hewan darat konvensional seperti sapi, kambing, ayam, dan babi, yang sering dikaitkan dengan risiko penyakit atau pembatasan serta pelarangan dalam beberapa ajaran kepercayaan agama, tetapi metode ekstraksi yang efektif untuk mendapatkan kolagen masih perlu di eksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil rendemen terbaik berdasarkan variasi waktu hidro-ekstraksi dan mendapatkan karakteristik kolagen dengan metode asam-hidro-ekstraksi. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan analisis data berupa uji ANOVA dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Kolagen yang diperoleh diuji proksimat (kadar air, abu, lemak, dan protein). Kolagen dengan hasil terbaik selanjutnya diuji gugus fungsi dengan FTIR (Fourier Transform Infra-Red). Hasil penelitian menunjukkan rendemen tertinggi pada perlakuan 5 jam dengan nilai 9,93% dengan hasil uji proksimat 5,81% (kadar air), 1,41% (kadar abu), 0,5% (kadar lemak), dan 90,24% (kadar protein). Hasil analisis FTIR didapatkan puncak serapan 3465,43cm-1 (amida A), 2896,15cm-1 (amida B), 1635,52cm-1 (amida I), 1522,37cm-1 (amida II), dan 1239,72cm-1 (amida III). Secara keseluruhan, kolagen telah berhasil diekstraksi menggunakan metode asam-hidro-ekstraksi dengan sampel tulang ikan tuna.&#13;
&#13;
Kata kunci : Kolagen, Tulang ikan tuna, Asam-hidro-ekstraksi, Rendemen, Proksimat, FTIR.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704279</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:16:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:43:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>