ASSESMENT PRODUKSI CO, PADA INDUSTRI KIMIA, PEMBANGKIT LISTRIK DAN KENDERAAN BERMOTOR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ASSESMENT PRODUKSI CO, PADA INDUSTRI KIMIA, PEMBANGKIT LISTRIK DAN KENDERAAN BERMOTOR


Pengarang

ILHAM - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

07092000090012

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S2) / PDDIKTI : 24101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Teknik Kimia., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peningkatan pemanasan global yang terjadi saat ini akibat meningkatnya konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan dari pcmbakaran bahan bakar fosil seperti batubara, minyak bumi. gas clan penebangan hutan (deforestasi). Peningkatan konsumsi bahan bakar fosil telah menyehabkan konsentrasi CO_, meningkat. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai emisi CO di kawasan Aceh Besar dan Banda Aceh yang diproyeksikan 16 tahun. Peneliti mengestimasi jumlah cmisi karbon yang dihasilkan dari kendaraan bermotor dan industri, serta sebagai pembanding kemampuan resapan hutan Aceh Besar dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Banda Aceh menyerap karbon. Pengumpulan data energi dilakukan pada PT Pertamina, PLN dan PT SAl. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan emisi CO dari kendaraan roda empat dan roda dua di Banda Aceh mulai tahun 2011 s/d 2026 meningkat seiring dengan pertumbuhan kenderaan. Selanjutnya emisi CO pada kegiatan pembakaran klin PT Semen Andalas Indonesia (SAi) Lholmga setiap tahun meningkat produksi karbonnya.. Emisi dari operasional PLN Banda Aceh tahun 2016 sebanyak 179.432 ton CO, diproyeksikan emisi tahun 2026 sebanyak 229.689 ton. Potensi serapan karbon hutan Aceh Besar tahun 2012 masih tinggi yaitu 42.184.843,74 C, sedangkan serapan karbon RTH sebesar 151.691,25 ton C dikategori rendah disebabkan karena luas RTH bar 10% belum sesuai dengan RTRW. Produksi emisi karbon pada tahun 2020 telah melampuai resapan hutan yaitu 41.163.185,07 ton dan produksi emisi 46.451.117 ton. Perkiraan tahun 2026 tingkat produksi emisi semakin tinggi yaitu I 17.743.132 ton tidak sebanding dengan daya resap hutan Aceh Besar dan RTH Banda Aceh, sehingga kemampuan daya resap hutan Aceh Besar dan RTH Banda Aceh kekuatannya sudah tidak memiliki daya serapan lagi disebabkan meningkatnya pemanasan global.

Kata Kunci : Gas Rumah Kaca (GRK). Karbon dioksida (CO,). hutan. Ruang
Terbuka Hijau (RTH)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK