<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704265">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH GIMIK POLITIK GEMOY TERHADAP PREFERENSI PEMILIH PEMULA DI KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>REYHAN NAHRAWI HARAHAP</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gimik politik merupakan strategi komunikasi politik untuk menciptakan sesuatu yang unik dan menarik perhatian masyarakat secara cepat. Pada pemilihan presiden tahun 2024 salah satu kandidat calon presiden menggunakan jargon gemoy sebagai gimik politik untuk menarik perhatian Generasi Z dan pemilih pemula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gimik politik gemoy terhadap preferensi pemilih pemula di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 97 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel gimik politik gemoy diukur dengan empat indikator yaitu framing pesan, media komunikasi, daya tarik emosional, dan respon publik. Variabel preferensi pemilih pemula diukur dengan indikator pertimbangan rasional, pertimbangan emosional, pengaruh sosial dan lingkungan, dan nilai dan identitas. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji analisis korelasi, regresi linear sederhana, uji t, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gimik politik gemoy berpengaruh sebesar 20,9 persen terhadap preferensi pemilih pemula pada Pemilihan Presiden tahun 2024 di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh, sementara sisanya sebesar 79,1 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Hal ini menegaskan bahwa meskipun gimik politik berperan penting, namun bukan satu-satunya faktor penentu dalam pembentukan sikap politik pemilih pemula, sebagian besar pemilih pemula tetap mempertimbangkan substansi program kerja, pengaruh lingkungan sosial, serta nilai dan identitas dalam menentukan pilihan politik. Dengan demikian, gimik politik dapat dipahami sebagai strategi pelengkap yang mampu memperkuat ikatan emosional dan memperluas jangkauan komunikasi, namun tetap perlu diintegrasikan dengan substansi visi misi dan program kerja agar lebih efektif&#13;
&#13;
Kata Kunci : Gimik politik, Pemilih pemula, Pemilu&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION MEDIA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POLITICAL PERSUASION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POLITICIANS - CHARACTERISTICS</topic>
 </subject>
 <classification>320.014</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704265</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 14:59:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:43:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>