<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704263">
 <titleInfo>
  <title>PEMODELAN DAN SIMULASI PERPINDAHAN PANAS PADA KOLEKTOR SURYA PELAT DATAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAISAL AMIR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>PROG. STUDI MAGISTER TEKNIK MESIN</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kolektor surya adalah  suatu alat yang berfungsi untuk mengumpulkan energi panas yang &#13;
bersumber dari radiasi matahari . Kolektor surya yang baik adalah kolektor surya yang memiliki&#13;
efisiensi tinggi, ini berarti, sebagian besar panas dapat dimanfaatkan untuk memanaskan fluida&#13;
yang mengalir didalamnya dan sebagian kecil panas yang hilang ke lingkungan. Pada penelitian &#13;
ini, suatu  model kolektor surya telah dimodelkan dan proses perpindahan  panas pada kolektor &#13;
tersebut diselesaikan dengan menggunakan software Engineering Equation Solver (EES). Metode &#13;
iterasi digunakan untuk menentukan temperatur  pada permukaan sehingga didapat energi panas &#13;
barguna pada kolcktor. Kolektor surya yang disimulas ikan bcrukuran Im x 2m x 0,06m, pclat &#13;
absorber yang diasumsikan adalah pelat aluminium dan seng berukuran 0,4 mm dan 0,6mm. Hasil&#13;
simulasi didapat temperatur  fluida kcluar dcangan menggunaknn aluminium sebagai absorber jauh &#13;
lebih tinggi dari pada menggunakan pelat seng sebagai  pelat absorber. Temperatur keluar fluida &#13;
dengan menggunakan  pelat aluminium berukuran 0,4 mm sebagai absorber lebih tinggi dari pada &#13;
pelat berukuran 0,6  mm.  Temperatur  fluida keluar dengan menggunakan pipa tembaga lebih besar &#13;
dari pada menggunakan  pipa besi untuk kolektor pelat datar karena pipa tembaga memiliki &#13;
termal  konduktivitas  lebih tinggi dari pipa besi. Hasil simulasi kemudian dibandingkan &#13;
dengan  hasil pengujian dan didapat temperatur  fluida keluar Hasil pengujian lebih kecil dari pada Hasil &#13;
simulasi dengan menggunakan pipa dan pelat absorber yang sama. &#13;
&#13;
Kata kunci   :  Kolektor surya pelat datar, Pemodelan dan simulasi, Perpindahan panas, Temperatr.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOLAR COLLECTORS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HEAT TRANSFER - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.402 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704263</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 14:56:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-05 15:44:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>