<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704257">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN ISU ROHINGYA TAHUN 2023 DI MEDIA ONLINE ANTARA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AISYA SYAHIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik	Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya gejolak sosial terhadap kehadiran pengungsi Rohingya di Aceh, dipicu oleh  narasi negatif melalui media sosial. Fenomena tersebut menimbulkan urgensi untuk mengkaji media lokal, khususnya ANTARA Aceh, membingkai isu tersebut dalam pemberitaannya. Terdapat 176 berita terkait pengungsi Rohingya pada tahun 2023 di portal ANTARA Aceh menjadikannya sebagai sumber data yang representatif dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan isu Rohingya tahun 2023 di media online ANTARA Aceh, serta mengkaji bagaimana narasi yang dibentuk media ini berpengaruh terhadap persepsi masyarakat. Teori yang digunakan adalah agenda setting, dengan analisis metode framing Robert Entman. Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan kualitatif eksplanatif. Data diperoleh melalui analisis 12 berita periode 2023 di portal aceh.antaranews.com dan wawancara semiterstruktur dengan jurnalis dan editor ANTARA Aceh serta 3 orang masyarakat yang terpapar pemberitaan, dilengkapi dokumentasi berita terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ANTARA Aceh memberitakan isu Rohingya secara positif dengan menerapkan strategi pemberitaan yang cenderung netral, faktual, dan melibatkan berbagai aktor, termasuk pemerintah, LSM, dan masyarakat lokal. Framing pemberitaan diidentifikasi melalui empat elemen yaitu (1) define problems, isu Rohingya dipandang sebagai akibat dari buruknya penanganan pihak berwenang; (2) diagnose causes, masalah disebabkan lemahnya sistem pengawasan dan koordinasi antar lembaga; (3) make moral judgment, diposisikan sebagai persoalan kemanusiaan yang kompleks dan membutuhkan tanggung jawab bersama; serta (4) treatment recommendation, adanya dorongan kepada pemerintah untuk menangani isu ini secara serius karena sifatnya bukan hanya nasional tetapi juga internasional.&#13;
Kata kunci: Framing Berita, Pengungsi Rohingya, Media, ANTARA Aceh, Agenda Setting</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704257</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 14:42:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:55:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>