ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PADA JALAN T. NYAK ARIEF (STUDI KASUS SIMPANG MESRA - JEMBATAN LAMNYONG) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PADA JALAN T. NYAK ARIEF (STUDI KASUS SIMPANG MESRA - JEMBATAN LAMNYONG)


Pengarang

A RICKY SOEHADY - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200060056

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

629.047

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemerintah Kota Banda Aceh telah menetapkan kawasan di sepanjang Jalan T.Nyak
Arief sebagai kawasan pusat perkantoran, kawasan perdagangan dan jasa serta
2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banda Aceh Tahun 2009 - 2029. Disamping itu
Jalan T.Nyak Arief juga merupakan salah satu jalan yang berhubungan langsung
dengan Kopelma Darussalam yang merupakan kawasan pusat pendidikan sehingga
sebagai kawasan untuk sektor informal di dalam Qanun No, 4 Tahun
menjadikan jalan ini sangat padat pada waktu jam puncak dan sering terjadi
kemacetan. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung tingkat pelayanan Jalan T.
Nyak Arief serta melakukan analisis terhadap kondisi eksisting jalan tersebut
berdasarkan pola tata ruang, sedangkan maksud dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui dampak yang terjadi pada Jalan T. Nyak Arief akibat pola tata ruang
eksisting terhadap kegiatan lalu lintas. Perhitungan tingkat pelayanan menggunakan
metode Highway Capacity Manual (HCM) 2000 untuk jalan raya multi lajur dan
jalan raya dua lajur. Wilayah penelitian dibagi kc dalam 4 Zona dan tingkat
pelayanan pada Zona I untuk kedua arah adalah A, Zona 2untuk kedua arah adalah
B, Zona 3 untuk kedua arah adalah B, dan Zona 4 adalah E. Berdasarkan hasil
penelitian menunjukkan bahwa Zona 4 mengalami permasalahan yang diakibatkan
oleh perbedaan typical jalan, sementara volume kendaraan yang melintasi keempat
zona relatif sama. Pada Zona 4 juga terjadi bangkitan dan tarikan terbesar akibat
keberadaan Kopelma Darussalam. Permasalahan pada zona 4 dapat diatasi dengan
melakukan beberapa hal seperti peningkatan kapasitas jalan, membuat jalan alternatif
baru atau dcngan memanfaatkan jalan altematif yang telah ada dengan pengaturan
sistem manajemen lalu lintas.

Kata kunci : Tata ruang, HCM 2000, Bangkitan dan Tar ikan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK