<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704235">
 <titleInfo>
  <title>PERSPEKTIF KOMUNITAS ANIME DAN MANGA DI BANDA ACEH TERHADAP PENGEMBANGAN DESAIN DENGAN KONSEP HIJAB COSPLAY (COSTUME PLAY)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Hidayatul Zuhra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya popularitas budaya Jepang di Indonesia, termasuk fenomena cosplay (costume play) yang telah menjadi bentuk ekspresi diri bagi para penggemar anime dan manga. Namun, di wilayah seperti Banda Aceh yang menerapkan syariat Islam secara ketat, konsep cosplay seringkali dianggap kurang sesuai dengan norma budaya dan religius masyarakat. Untuk itu, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana komunitas Anime &amp; Manga di Banda Aceh memandang dan menerima pengembangan desain dengan konsep hijab cosplay yakni modifikasi karakter anime menjadi versi yang berhijab agar tetap sesuai dengan nilai lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap empat informan dari komunitas Anime &amp; Manga di Banda Aceh. Peneliti juga merancang beberapa desain busana hijab cosplay berdasarkan karakter anime populer sebagai media untuk memperoleh tanggapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan secara umum memberikan respons positif terhadap konsep hijab cosplay. Informan A mengapresiasi pendekatan hijab cosplay sebagai inovasi yang inklusif dan adaptif terhadap nilai Muslimah. Informan B menilai bahwa hijab dapat diterima selama tidak menghilangkan esensi visual karakter. Informan C menyatakan bahwa modifikasi ini justru memperluas ruang representasi bagi cosplayer berhijab dan menjadi sarana edukasi budaya. Sementara informan D melihat hijab cosplay sebagai bentuk kreatif yang menggabungkan nilai estetika dan religius secara harmonis. Para informan juga memberikan respons terhadap desain spesifik seperti karakter Emilia, Zero Two, Frieren, dan Shinoa. Hijab dianggap tidak hanya sebagai simbol religius, tetapi juga sebagai bagian dari interpretasi karakter yang tetap menjaga keaslian estetika, warna, dan bentuk khas anime. Proses adaptasi ini dinilai berhasil menghadirkan keberagaman dalam komunitas cosplay, serta memperkuat nilai inklusivitas dalam budaya populer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep hijab cosplay diterima secara terbuka oleh komunitas Anime &amp; Manga di Banda Aceh, selama desain tetap mempertimbangkan identitas karakter. Dengan demikian, hijab cosplay dapat menjadi jembatan antara ekspresi seni dan nilai-nilai budaya lokal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704235</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 14:08:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 15:06:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>