<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704193">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH NORMA SOSIAL DAN BUDAYA LOKAL TERHADAP PENGEMBANGAN FASHION STYLE REMAJA PUTRI DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VATASYA AZURA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena perubahan gaya berpakaian remaja putri di Banda Aceh semakin dipengaruhi oleh tren fashion global dan perkembangan media sosial. Namun, perubahan tersebut dalam beberapa kasus tidak sejalan dengan nilai-nilai kesopanan yang terkandung dalam norma sosial dan budaya lokal Aceh yang berlandaskan pada syariat Islam. Budaya lokal sendiri merupakan sistem nilai, tradisi, serta kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi identitas suatu daerah. Nilai-nilai tersebut berfungsi sebagai penyeimbang antara pengaruh modernisasi dengan upaya pelestarian tradisi yang telah ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh norma sosial dan budaya lokal terhadap pengembangan fashion style remaja putri di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif (korelasi). Populasi penelitian terdiri atas 450 remaja putri berusia 18–24 tahun yang berdomisili di Kota Banda Aceh, dengan jumlah sampel sebanyak 212 orang yang ditetapkan melalui teknik proportional random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji analisis deskriptif, uji regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, dan uji signifikansi dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma sosial dan budaya lokal berpengaruh terhadap pengembangan fashion style remaja putri di Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa norma sosial dan budaya lokal memiliki pengaruh signifikan terhadap fashion style remaja putri di Kota Banda Aceh. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara norma sosial dan budaya lokal terhadap pengembangan fashion style remaja putri di Kota Banda Aceh. Hasil uji signifikansi juga memperlihatkan nilai signifikansi 0,000 (&lt; 0,05) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,232. Hal ini menunjukkan bahwa norma sosial dan budaya lokal memberikan kontribusi sebesar 23,2% terhadap pengembangan fashion style remaja putri di Kota Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FASHION - ARTS</topic>
 </subject>
 <classification>746.92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704193</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 12:31:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 14:53:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>