KAJIAN ETNOGRAFI TARI SILEK GELOMBANG DI KABUPATEN SIMEULUE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN ETNOGRAFI TARI SILEK GELOMBANG DI KABUPATEN SIMEULUE


Pengarang

Anggi Rigia Anandari - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ramdiana - 197609162006042001 - Dosen Pembimbing I
Yeni Zuryaningsih - 199305312022032012 - Dosen Pembimbing II
Cut Zuriana - 197801142006042002 - Penguji
Nurlaili - 197506102006042001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2006102030069

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP (S1)., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

793.31

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSRAK

Tari Silek Gelombang di Kabupaten Simeulue merupakan kesenian tradisional hasil akulturasi budaya Minangkabau dan lokal yang masih dipertahankan dalam upacara adat dan penyambutan tamu kehormatan. Penelitian ini penting dilakukan untuk mendokumentasikan dan memahami makna, fungsi, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya di ten gah tantangan modernisasi. Tujuan utama penelitian adalah mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan nilai budaya Tari Silek Gelombang melalui kajian etnografi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif etnografi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan seniman dan tokoh adat, serta dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Silek Gelombang memiliki fungsi estetis, sosial, dan simbolis. Selain menjadi media hiburan, tari ini memperkuat solidaritas masyarakat, menyampaikan nilai kehormatan dan kebersamaan, serta menjadi simbol identitas budaya Simeulue. Kajian etnografi mengungkap bahwa tari ini mencakup aspek kesenian, religi, organisasi sosial, ekonomi, pengetahuan, bahasa, dan teknologi sebagaimana kerangka Koentjaraningrat. Kesimpulannya, Tari Silek Gelombang bukan hanya seni pertunjukan, tetapi warisan budaya yang memelihara identitas masyarakat Simeulue sekaligus memberi kontribusi pada pemahaman hubungan seni, adat, dan identitas lokal.
Kata Kunci: Etnografi, Tari Silek Gelombang, Simeulue, Budaya, Identitas

ABSTRACT The Silek Gelombang Dance in Simeulue Regency is a traditional art form resulting from Minangkabau and local cultural acculturation, preserved in traditional ceremonies and as a welcoming dance for honored guests. This study is essential to document and understand the meanings, functions, and cultural values of the dance amidst modernization challenges. The main objective is to describe the form, function, and cultural values of the Silek Gelombang Dance through ethnographic study. A qualitative approach with a descriptive ethnographic design was applied, with data collected through observation, interviews with artists and cultural figures, and field documentation, analyzed through data reduction, presentation, and verification. The results show that the dance has aesthetic, social, and symbolic functions. Beyond entertainment, it strengthens social solidarity, conveys values of honor and togetherness, and symbolizes Simeulue’s cultural identity. Ethnographic analysis reveals that the dance embodies aspects of art, religion, social organization, economy, knowledge, language, and technology based on Koentjaraningrat’s framework. In conclusion, the Silek Gelombang Dance is not merely a performing art but a cultural heritage that preserves Simeulue’s identity and contributes to the understanding of the interrelation between art, tradition, and local identity. Keywords: Ethnography, Silek Gelombang Dance, Simeulue, Culture, Identity

Citation



    SERVICES DESK