ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN SAWANG BA'U KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN SAWANG BA'U KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

IFFA WIDIAWATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Chaliluddin - 197002052008121004 - Dosen Pembimbing I
Nurhayati_198905042024062002 - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111103010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Analisis tingkat keberlanjutan perikanan pukat cincin (Purse seine) di pangkalan
pendaratan ikan Sawang Ba’u Kabupaten Aceh Selatan. Perikanan pukat cincin di
Aceh Selatan merupakan sumber utama penghidupan dan pemasukan ekonomi
masyarakat pesisir. Namun, tekanan penangkapan dan tantangan ekologis seperti
penurunan stok ikan serta tingkat pembuangan sampah menimbulkan kebutuhan untuk
menilai keberlanjutan usaha ini agar pengelolaannya dapat lebih berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberlanjutan perikanan pukat
cincin (purse seine) di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sawang Ba’u, Kabupaten
Aceh Selatan dengan menggunakan metode RAPFISH (Rapid Appraisal for
Fisheries). Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2025. Analisis dilakukan pada
lima dimensi keberlanjutan, yaitu ekologi, ekonomi, sosial, teknologi, dan
kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi ekonomi berada pada
kategori sangat berkelanjutan, dimensi sosial, teknologi, dan dimensi kelembagaan
berada pada kategori cukup berkelanjutan. Sedangkan dimensi ekologi berada pada
kategori kurang berkelanjutan. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi keberlanjutan
antara lain bantuan pemerintah, pembuangan sampah, status kepemilikan kapal, dan
tingkat pendidikan nelayan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam
pengambilan kebijakan pengelolaan perikanan yang lebih berkelanjutan di wilayah
tersebut.
Kata kunci: Keberlanjutan, Perikanan tangkap, Pukat cincin, RAPFISH, Sawang Ba’u

Analysis of the sustainability level of purse seine fisheries at the Sawang Ba’u Fish Landing Base, South Aceh Regency. Purse seine fisheries in South Aceh serve as a primary source of livelihood and economic income for coastal communities. However, fishing pressure and ecological challenges such as declining fish stocks and the level of waste disposal create a need to assess the sustainability of this activity to ensure more sustainable management. This study aims to analyze the sustainability level of purse seine fisheries at the Sawang Ba’u Fish Landing Base (PPI), South Aceh Regency, using the RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) method. The study was conducted in January 2025. The analysis focused on five sustainability dimensions: ecological, economic, social, technological, and institutional. The results indicate that the economic dimension falls into the highly sustainable category, while the social, technological, and institutional dimensions are categorized as moderately sustainable. The ecological dimension, however, is classified as less sustainable. The main factors influencing sustainability include government assistance, waste disposal, vessel ownership status, and fishermen's education levels. The results of this study are expected to serve as a reference in formulating policies for more sustainable fisheries management in the region. Keywords: Sustainability, Capture Fisheries, Purse seine, RAPFISH, Sawang Ba’u

Citation



    SERVICES DESK