<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704097">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR RESIKO KEBISINGAN PADA MESINRNPENGUPAS BATOK KELAPA DAN FAKTOR RESIKORNKELELAHAN PADA PEKERJA PENGUPAS KULIT ARI KELAPA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALDANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan industrialisasi telah mendorong penggunaan mesin dalam berbagai sektor untuk&#13;
meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Namun, peningkatan intensitas penggunaan mesin juga&#13;
membawa dampak negatif terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, terutama terkait paparan kebisingan&#13;
dan kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kebisingan pada mesin pengupas&#13;
batok kelapa dan kelelahan pada pekerja pengupas kulit ari kelapa di Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten&#13;
Simeulue. Penelitian dilakukan menggunakan desain cross-sectional dengan 30 responden yang dipilih&#13;
melalui random sampling. Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan Sound Level Meter, sedangkan&#13;
tingkat kelelahan diukur melalui kuesioner KAUPK2. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kebisingan&#13;
melebihi ambang batas aman 85 dB, dengan nilai tertinggi mencapai 97,08 dB. Sebanyak 80% pekerja&#13;
mengalami kelelahan berat, yang dipengaruhi oleh penggunaan alat tradisional yang tidak ergonomis, postur&#13;
kerja statis, ketiadaan rotasi kerja, serta beban ganda, terutama pada pekerja perempuan. Temuan ini&#13;
menunjukkan perlunya intervensi teknis dan administratif yang komprehensif, seperti peremajaan mesin,&#13;
pengaturan durasi kerja, sistem rotasi kerja, dan penyediaan alat pelindung diri, guna menciptakan&#13;
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.&#13;
Kata kunci: kebisingan, kelelahan kerja, ergonomi, pengupasan kelapa</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704097</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-21 20:32:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-22 09:50:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>