ONOMATOPE DALAM WEBTOON GLOMMY SUNDAY KARYA FANKYCON | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ONOMATOPE DALAM WEBTOON GLOMMY SUNDAY KARYA FANKYCON


Pengarang

MUHAMMAD KHALIL - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Denni Iskandar - 196902161994031003 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Idham - 197610072006041002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106102010006

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP (S1)., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

808.801 7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Muhammad Khalil. (2025). Onomatope dalam Webtoon Gloomy Sunday karya Fankycon. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Drs. Denni Iskandar, M.Pd., dan Muhammad Idham, S.Pd., M.Ed.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis onomatope yang terdapat dalam Webtoon Gloomy Sunday karya Fankycon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Subjek penelitian adalah komik digital Gloomy Sunday yang diterbitkan melalui platform LINE Webtoon, dengan data berupa 67 onomatope yang diambil secara acak dari 32 episode pertama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, yaitu dengan menangkap layar (screenshot) adegan yang memuat bentuk onomatope. Analisis data mengacu pada teori Sudjianto yang mengklasifikasikan onomatope menjadi tiga jenis: bunyi manusia, bunyi hewan, dan bunyi alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa onomatope bunyi manusia merupakan jenis yang paling dominan dengan jumlah 30 data, diikuti oleh bunyi alam sebanyak 32 data, dan bunyi hewan sebanyak 5 data. Onomatope bunyi manusia terdiri atas 14 jenis dan merupakan kategori paling dominan, menggambarkan ekspresi fisik serta emosi karakter secara langsung. Onomatope bunyi hewan ditemukan dalam 3 variasi suara, yang berfungsi membangun simbolisme dan kesan horor dalam cerita. Sementara itu, onomatope bunyi alam terdiri dari 13 ragam suara lingkungan seperti angin, hujan, dan gesekan benda, yang efektif menciptakan latar suasana mencekam dan dinamis. Jenis-jenis onomatope tersebut digunakan untuk memperkuat suasana horor dan menciptakan efek dramatik dalam narasi visual. Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan onomatope dalam Gloomy Sunday tidak hanya memperkaya estetika komik digital, tetapi juga membentuk pengalaman emosional yang lebih mendalam bagi pembaca, terutama dalam genre horor. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengkajian linguistik, khususnya dalam pemanfaatan onomatope dalam media digital berbahasa Indonesia.

Kata kunci: Onomatope; Fonologi; Webtoon; Gloomy Sunday; Komik Digital




Muhammad Khalil. (2025). Onomatopoeia in the Webtoon Gloomy Sunday by Fankycon. [Undergraduate Thesis. Universitas Syiah Kuala]. Supervised by Dr. Drs. Denni Iskandar, M.Pd., and Muhammad Idham, S.Pd., M.Ed. This study aims to describe the types of onomatopoeia found in the Gloomy Sunday Webtoon by Fankycon. The research employed a descriptive qualitative method using content analysis techniques. The subject of this research is the digital comic Gloomy Sunday, published on the LINE Webtoon platform, with data consisting of 67 onomatopoeic expressions randomly selected from the first 32 episodes. Data were collected through documentation by taking screenshots of scenes containing onomatopoeic forms. The data were analyzed using Sudjianto's theory, which classifies onomatopoeia into three types: human sounds, animal sounds, and natural sounds. The findings show that human sound onomatopoeia is the most dominant category, with 30 data identified, followed by 32 instances of natural sounds and 5 of animal sounds. Human sound onomatopoeia consists of 14 types and represents the characters’ physical expressions and emotional reactions. Animal sound onomatopoeia appears in 3 sound variations, serving to enhance symbolism and evoke a horror atmosphere in the story. Meanwhile, natural sound onomatopoeia includes 13 types of environmental sounds such as wind, rain, and object friction, which effectively create a tense and dynamic setting. These types of onomatopoeia are used to intensify the horror atmosphere and create dramatic effects within the visual narrative. The conclusion of this study is that the use of onomatopoeia in Gloomy Sunday not only enriches the aesthetic quality of the digital comic but also deepens the readers’ emotional experience, particularly within the horror genre. This study is expected to serve as a reference in linguistic research, especially in the application of onomatopoeia in Indonesian-language digital media. Keywords: Onomatopoeia; Phonology; Webtoon; Gloomy Sunday; Digital Comic

Citation



    SERVICES DESK