<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1704039">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN TEKNOLOGI FILE SHARING BERBASIS OPEN SOURCE PADA LINGKUNGAN  HYBRID DI KANTOR DPRK BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Sulthan Syanfadillah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemanfaatan teknologi informasi dalam lingkungan instansi pemerintahan terus &#13;
berkembang, termasuk di Kantor DPRK Banda Aceh yang menghadapi tantangan dalam &#13;
proses berbagi file secara efisien, aman, dan lintas platform. Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk mengimplementasikan sistem file sharing berbasis open source menggunakan &#13;
Samba Server pada lingkungan kerja hybrid yang terdiri dari sistem operasi Linux Mint, &#13;
Windows 11, dan MacOS. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental &#13;
melalui simulasi jaringan lokal menggunakan GNS3 dan VirtualBox. Sistem dirancang &#13;
dengan segmentasi hak akses berdasarkan peran pengguna serta dilengkapi dengan &#13;
script Bash untuk memudahkan proses manajemen user, folder, dan hak akses. Hasil &#13;
implementasi menunjukkan bahwa Samba Server dapat berjalan stabil dan kompatibel &#13;
di berbagai platform, memungkinkan pengguna untuk saling berbagi file secara real- &#13;
time melalui jaringan lokal tanpa perlu perangkat fisik seperti flashdisk. Sistem ini &#13;
berhasil meningkatkan efisiensi kerja, keamanan data, dan kolaborasi lintas perangkat &#13;
di lingkungan kantor. Untuk pengembangan ke depan, integrasi dengan fitur audit log, &#13;
autentikasi LDAP, serta dashboard web direkomendasikan guna meningkatkan &#13;
keamanan, skalabilitas, dan kemudahan penggunaan. &#13;
Kata kunci: File Sharing, Samba Server, Open Source, Linux Mint, Hybrid Network, &#13;
DPRK Banda Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1704039</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-21 15:43:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-21 15:49:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>