<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703949">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN EFIKASI DIRI SISWA YANG MENGALAMI KEADAAN FATHERLESS (MENINGGAL DUNIA) DI SMP ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Firli Humaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Firli Humaira. (2025). Gambaran Efikasi Diri Siswa Yang Mengalami Keadaan Fatherless (Meninggal Dunia) di SMP Aceh Besar. Skripsi, Universitas Syiah Kuala. di bawah bimbingan Drs. Martunis, M.Si. dan Fitra Marsela, S.Pd., M.Pd.&#13;
Ketidakhadiran Ayah dalam keluarga (Fatherless) dapat mempengaruhi pola perkembangan seseorang, terutama pada masalah efikasi diri seseorang terhadap kemampuan mereka sendiri untuk mencapai tujuan tertentu.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran efikasi diri siswa yang mengalami keadaan fatherless (Meninggal Dunia) di SMP Aceh Besar. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa di sekolah SMP Aceh Besar yang mengalami keadaan fatherless yang berjumlah 94 orang. Teknik Sampel diambil secara total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala efikasi diri yang dikembangkan oleh Bandura. Teknik Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh siswa memiliki tingkat efikasi diri yang sedang, dengan persentase sebesar 94.7% (89 siswa) dengan tingkat keyakinan diri yang cukup dan layak, namun tidak selalu stabil karena dipengaruhi oleh situasi tertentu. Sebagian kecil siswa berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 5,3% (5 siswa) dengan tingkat harga diri yang stabil dan positif, Tidak ada siswa yang yang memiliki tingkat efikasi diri dalam kategori sangat tinggi, rendah serta sangat rendah. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan pembuatan program layanan bimbingan dan konseling yang mewadahi siswa fatherless agar siswa dapat memiliki efikasi diri yang lebih optimal untuk persiapan ke jenjang berikutnya. &#13;
Kata Kunci :	Efikasi diri, Fatherless, Siswa. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703949</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-21 12:07:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-21 14:55:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>