<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703873">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI AKADEMISI TERHADAP RETORIKA ANIES BASWEDAN PADA DEBAT PILPRES 2024 (STUDI AKADEMISI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK USK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YUSUF ARSYAD CHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini melihat bagaimana persepsi akademisi terhadap retorika Anies Baswedan dalam debat pilpres 2024. Penelitian ini juga berfokus pada debat pertama pilpres 2024 yang mengusung tema pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi akademisi terhadap retorika politik Anies Baswedan dalam debat pertama Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan wawancara semi-terstruktur terhadap sejumlah akademisi di bidang komunikasi dan politik, serta dokumentasi untuk memperkuat data mengenai bentuk retorika pesan yang disampaikan oleh Anies Baswedan. Dengan menggunakan teori penerimaan aktif (Stuart Hall), persepsi akademisi terbagi dalam tiga kategori: preferred reading (menerima penuh), negotiated reading (menerima sebagian dengan kritik), dan oppositional reading (menolak secara keseluruhan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anies dipandang sebagai figur yang memiliki kemampuan retoris yang baik, dengan gaya komunikasi yang struktural, argumentatif, dan menyentuh sisi emosional audiens. Ia mampu mengangkat isu-isu penting seperti keadilan hukum, keadilan sosial, dan reformasi politik, yang memperkuat citra dirinya sebagai pemimpin intelektual dan berintegritas. Namun demikian, sebagian akademisi menilai bahwa retorika tersebut cenderung teoritis dan belum sepenuhnya menjawab kebutuhan akan solusi konkret. Kritik juga diarahkan pada gaya debat yang dinilai terlalu menyerang lawan politik. Hal ini menunjukkan bahwa retorika politik tidak hanya dinilai dari cara penyampaian, tetapi juga dari konsistensi substansi dan efektivitas solusinya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Retorika Politik, Anies Baswedan, Debat Pilpres 2024, Persepsi Akademisi, Teori Penerimaan Aktif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTION CAMPAIGNS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DEBATES - RHETORIC</topic>
 </subject>
 <classification>324.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703873</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-20 22:54:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-21 10:54:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>