<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703731">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GAGAL PANEN PADI SAWAH AKIBAT BANJIR DAN KEKERINGAN DI KABUPATEN ACEH UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Fajriah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk memetakan wilayah – wilayah yang mengalami gagal panen padi sawah akibat bencana banjir dan kekeringan di Kabupaten Aceh Utara. Daerah ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Provinsi Aceh dengan luas sawah yang cukup besar, baik sawah irigasi maupun tadah hujan. Namun, ancaman bencana seperti banjir saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau menyebabkan terganggunya produktivitas tanaman padi, yang berujung pada gagal panen di beberapa wilayah. &#13;
	Penelitian ini dibantu dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengintegrasikan dan menganalisis data dari berbagai sumber. Data yang digunakan mencakup data spasial seperti Shapefile batas administrasi wilayah Kecamatan, Kabupaten, dan Desa Aceh Utara, Shapefile sawah irigasi dan sawah tadah hujan. Serta data non-spasial seperti curah hujan bulanan, luas tanam, luas panen, produktivitas, produksi padi, dan produksi beras selama lima tahun terakhir periode 2019 hingga 2023. Selain itu, wawancara dengan petani juga dilakukan untuk mendapatkan informasi langsung mengenai penyebab terjadinya gagal panen.&#13;
	Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagal panen paling sering terjadi pada musim rendeng, akibat curah hujan tinggi memicu banjir. Sementara itu pada musim gadu, gagal panen disebabkan oleh kekeringan akibat dari curah hujan yang rendah sehingga minimnya pasokan air menjadi penyebab utama. Di beberapa wilayah, banjir kiriman juga dapat menyebabkan gagal panen meskipun terjadi pada musim kemarau. Gagal panen akibat banjir dan kekeringan ini tersebar di sejumlah kecamatan dengan luas yang bervariasi setiap tahunnya baik pada musim rendeng maupun musim gadu. Pada tahun 2019, gagal panen akibat banjir tercatat seluas 195 Ha. Jumlah ini meningkat drastis pada tahun 2020 menjadi 4.561 Ha, ditambah 138 Ha akibat kekeringan. Pada tahun 2021 tercatat gagal panen akibat banjir seluas 218 Ha, sementara tahun 2022 menjadi tahun dengan luas gagal panen terbesar yaitu mencapai 6.054 Ha, semuanya disebabkan oleh banjir. Sedangkan pada tahun 2023, gagal panen akibat banjir seluas 2.273 Ha dan akibat kekeringan 65 Ha. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PADDY RICE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DROUGHTS - CROP DAMAGE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FLOODS - CROP DAMAGE</topic>
 </subject>
 <classification>632.17</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703731</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-20 02:12:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-20 15:03:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>