<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703689">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN NILAI ABSOLUTE NEUTROPHIL COUNT PRE DAN POST KEMOTERAPI PADA PASIEN LIMFOMA MALIGNA DEWASA DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL MUTIARANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Limfoma maligna merupakan keganasan pada sistem limfatik yang memerlukan kemoterapi sebagai modalitas terapi utama. Kemoterapi dapat menyebabkan mielosupresi yang mengakibatkan penurunan nilai Absolute Neutrophil Count (ANC). Nilai ANC merupakan parameter yang penting untuk dinilai karena kondisi neutropenia mampu meningkatkan risiko infeksi, penurunan dosis kemoterapi, penghentian kemoterapi untuk sementara waktu, peningkatan biaya rawat inap bahkan risiko kematian. Neutropenia yang tidak tertangani dengan baik dapat berkembang menjadi fibrile neutropenia, suatu kondisi kegawatdaruratan medis yang umum terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat perbedaan nilai ANC sebelum dan sesudah kemoterapi pada pasien limfoma maligna dewasa di  RSUD dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional melalui pendekatan retrospektif. Pada penelitian ini digunakan data sekunder berupa rekam medis pasien limfoma maligna dewasa yang menjalani kemoterapi siklus 1 di RSUD dr. Zainoel Abidin dalam rentang waktu Januari – Desember 2024. Sebanyak 57 pasien limfoma maligna diikutsertakan dalam penelitian ini. Didapatkan hasil sebelum kemoterapi pasien dalam keadaan normal/neutrofilia sebanyak 57 pasien (100%). Sesudah kemoterapi ditemukan pasien dalam keadaan normal/neutrofilia pada 43 pasien (75%), neutropenia pada 13 pasien (23%) dan demam neutropenia pada satu pasien (2%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai ANC pre dan post kemoterapi pada pasien limfoma maligna dewasa di RSUD dr. Zainoel Abidin (p = 0,02).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703689</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-18 00:59:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-20 09:59:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>