<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1703671">
 <titleInfo>
  <title>POLARISASI DUKUNGAN POLITIK DI LINGKUNGAN DAYAH LA TANSA MUGAN OLEH PASANGAN ADAB (ADUN DAN ABATI) DALAM PILKADA KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syauqi Abrar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Polarisasi politik adalah kondisi ketika masyarakat terbelah dalam sikap dan pilihan politik akibat perbedaan pandangan, kepentingan dan pengaruh sosial. Fenomena ini terjadi di lingkungan Dayah La Tansa Mugan setelah Tgk. Muhammad Jazuli (Abati) pimpinan dayah tersebut mencalonkan diri sebagai wakil bupati mendampingi Mukhlis Basyah (pasangan ADAB) dalam Pilkada Aceh Besar tahun 2024. Keterlibatan Abati dalam politik praktis memicu perbedaan dukungan di antara santridan masyarakat yang sebelumnya memiliki hubungan religius yang kuat dan harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses terjadinya polarisasi dukungan politik di Dayah La Tansa Mugan serta memahami dampaknya terhadap relasi sosial keagamaan masyarakat sekitar. Landasan teorinya menggunakan teori Patron Client James C. Scott yang menjelaskan hubungan ketergantungan antara patron yang memiliki otoritas moral dan client yang memberikan loyalitas sebagai bentuk timbal balik atas perlindungan dan bimbingan spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi di Desa Seubam Cot, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Analisis data dilakukan secara induktif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polarisasi muncul akibat pergeseran peran Abati dari ulama menjadi aktor politik yang menimbulkan tiga kelompok utama: loyalis, netralis dan resisten. Faktor seperti ajakan politik dalam forum keagamaan dan isu moral masa lalu memperdalam perpecahan sosial di lingkungan dayah. Kesimpulannya, polarisasi di Dayah La Tansa Mugan tidak hanya bersumber dari kontestasi elektoral tetapi juga dari pergeseran fungsi simbol keagamaan menjadi alat legitimasi politik. Saran penelitian agar dayah memperkuat literasi politik dan menegakkan etika berpolitik guna menjaga independensi lembaga pendidikan Islam dari kepentingan politik praktis.&#13;
Kata Kunci: polarisasi politik, dayah, patron client, Abati, Pilkada Aceh Besar 2024.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTIONS</topic>
 </subject>
 <classification>324</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1703671</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 19:12:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-20 09:50:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>